Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Limapuluh Kota

Penulis -

Jumat, 29 Desember 2023 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meninjau beberapa titik lokasi terdampak bencana banjir dan longsor di Pangkalan Koto baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (28/12/2023).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur juga mengantar langsung bantuan logistik untuk warga terdampak bencana, yang diterima untuk kemudian disalurkan kembali oleh Pemda setempat.

“Kita turut berduka atas musibah banjir dan longsor yang terjadi di Pangkalan Koto Baru pada tanggal 25 dan 26 Desember lalu. Cukup banyak warga yang terdampak langsung, oleh karena itu Pemprov Sumbar lekas menyalurkan paket logistik untuk warga,” ucap Gubernur Mahyeldi usai penyaluran logistik kebencanaan di Posko Tanggap Bencana Pangkalan Koto Baru.

Adapun bantuan yang disalurkan, sambung Gubernur, terdiri dari paket bantuan yang disiapkan Dinas Sosial (Dinsos) Sumbar senilai Rp41 juta lebih, serta paket bantuan yang disiapkan oleh BPBD Sumbar.

Rinciannya, Dinsos Sumbar menyalurkan bantuan logistik APBD berupa gula, kopi, kental manis, dan teh senilai Rp3 juta lebih.

Ditambah bantuan logistik APBN dari Gudang Dinsos Sumbar berupa 100 paket makanan siap saji, 80 paket makanan anak, selimut, kasus, family kit, hingga paket sandang dengan nilai mencapai Rp37 juta lebih.

Selain itu, Gubernur Sumbar juga menyalurkan bantuan yang disiapkan oleh BPBD Sumbar, berupa Paket Kebersihan Keluarga BNPB, Paket Perlengkapan Keluarga BNPB, serta Paket Keluarga BPBD Sumbar.

Seluruh bantuan tersebut diserahkan Gubernur Mahyeldi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lima Puluh Kota, Herman Azmar.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi juga mengungkapkan bahwa masalah pemicu banjir di kawasan Pangkalan Koto Baru perlu disikapi dan didiskusikan secara lebih intensif oleh Pemerintah Pusat, Pemprov Sumbar, Pemkab Lima Puluh Kota, serta Pemprov Riau. Sebab, banjir sudah menjadi bencana tahunan, yang perlu disikapi lebih serius demi keselamatan warga.

Baca Juga :  Hendri Septa Bantu Pembangunan Masjid As Sakinah Rp 15 Juta

“Untuk langkah yang lebih strategis, seperti PLTA Koto Panjang yang kita harapkan bisa menambah bukaan pintu pelimpah air waduk, sehingga potensi terjadinya banjir bisa ditekan. Dengan memperbanyak pintu air, akan berefek baik kepada warga daerah Kampar di Riau dan warga kita di Pangkalan Koto Baru,” ucap Gubernur. (*/adpsb)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru