Jaga Kestabilan Harga beras, Pemko Padang Panjang akan Gelar Operasi Pasar

Penulis -

Rabu, 24 Januari 2024 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Javanusa—Sebagai antisipasi kenaikan harga beras di Kota Padang Panjang, Pemko akan melakukan operasi pasar murah di Pasar Pusat dalam waktu dekat.

Hal ini mengemuka dalam rapat pembahasan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kota Padang Panjang yang dipimpin Pj Sekdako, Dr. Winarno diikuti Asisten II, Ewasoska, Kepala BPS Padang Panjang, Joni Suryadi serta beberapa instansi terkait, Rabu (24/1/2024) di Ruang VIP Balai Kota.

Winarno menyebutkan, sesuai arahan Mendagri dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (21/1/2024) lalu, setiap pemerintah daerah diminta agar mengantisipasi kenaikan harga beras.

“Beras sebagai komoditi tertinggi, pergerakan fluktuasinya sangat berpengaruh terhadap IPH. Sebenarnya harga beras saat ini relatif stabil di Padang Panjang. Namun sebagai upaya untuk tetap menjaga kestabilan harga beras tersebut, Pemko melalui Dinas Pedakop UKM serta Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) akan menggelar operasi pasar pada Jumat (26/1/2024) lusa di Pasar Pusat,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dispangtan, Ade Nafrita Anas mengungkapkan, beberapa faktor yang mempengaruhi harga beras saat ini, di antaranya pasokan dan curah hujan.

“Di samping itu, dampak erupsi Gunung Marapi juga sangat berpengaruh terhadap kualitas produksi pertanian termasuk produksi beras,” tuturnya.

Sebelumnya dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah tersebut terungkap, Kota Padang Panjang termasuk 10 kabupaten/kota dengan persentase kenaikan harga beras tertinggi pada Januari hingga desember 2023 dengan kenaikan sebesar 3,13 persen. (*/jn02)

Baca Juga :  14 Tahun Konsisten, MTQ Gemma Kurba Dapat Apresiasi Wali Kota Padang

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Berita Terbaru