Tanah Datar, Javanusa—Tradisi pacu jawi kembali menggema di Tanah Datar. Sabtu (3/2/2024), Bupati Tanah Datar Eka Putra menutup secara resmi Alek Pacu Jawi di Sawah Banda Bawah, Jorong Monas, Nagari Sawah Tangah, Kecamatan Pariangan.
Event ini tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan sapi, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi dan menampung aspirasi masyarakat.
Antusiasme masyarakat luar biasa, bahkan wisatawan mancanegara perantau turut hadir memeriahkan acara.
Bupati Eka Putra mengapresiasi terlaksananya event ini dengan aman, lancar, dan meriah. Ia mengatakan, alek pacu jawi merupakan salah satu program unggulan Kabupaten Tanah Datar.
Baca Juga: 6 Pejabat Baru di Tanah Datar Dilantik, Ini Pesan Bupati Eka Putra!
“Pacu Jawi merupakan tradisi budaya yang masih lestari dan menjadi daya tarik wisata domestik dan luar negeri. Kami bangga dengan event ini dan berharap dapat meningkatkan wisatawan dan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Eka.
Lebih dari sekadar wisata, alek pacu jawi juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Bupati Eka mengatakan, ia mendapatkan masukan langsung dari masyarakat terkait kebutuhan di lapangan, seperti saluran irigasi di area Sawah Banda Bawah.
“Aspirasi ini akan kami tindaklanjuti melalui dinas terkait,” tegasnya.
Progul Satu Nagari Satu Event
Ketua PORWI Tanah Datar A Dt Indomo menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam menyukseskan event ini.
Ia juga menjelaskan, alek pacu jawi di awal tahun 2024 telah ditutup dan akan kembali diadakan setelah bulan Ramadhan.
“Alek pacu jawi sejalan dengan Program Unggulan Satu Nagari Satu Event, yang bertujuan membangkitkan budaya dan adat lama. Banyak pecandu pacu yang menyukai event ini,” terangnya.
Wali Nagari Sawah Tangah juga menyampaikan hal hampir sama. Menurutnya, alek pacu Jawi merupakan kebanggaan masyarakat.
Turut hadir Anggota DPRD Sumbar Arkadius Dt. Intan Bano dan Budiman Dt. Malano Garang, Ketua DPRD Tanah Datar H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu dan Wakil Ketua Saidani, pimpinan OPD, Camat dan Wali Nagari se-Kecamatan Pariangan, pengurus PORWI Tanah Datar, angku-angku, niniak mamak, tokoh masyarakat dan seluruh pecinta olahraga pacu Jawi. (*/jn07)






