Padang, Javanusa—Kabar gembira bagi para pedagang dan masyarakat Kota Padang.
Pembangunan gedung baru Fase VII Pasar Raya Padang yang sempat tertunda akibat gempa 2009, kini menunjukkan kemajuan pesat.
Wali Kota Padang, Hendri Septa, meninjau langsung lokasi proyek pada Minggu (12/5/2024) dan mengungkapkan bahwa progres pembangunan telah mencapai 78 persen.
“Alhamdulillah, pembangunan Pasar Raya Fase VII sudah mencapai 78 persen. Sesuai target, kami optimis dapat menyelesaikannya dan meresmikannya pada Juli 2024,” ujar Hendri Septa.
Baca Juga: Hendri Septa: Optimalkan Gadget untuk Kegiatan Positif
Lebih lanjut, Hendri Septa menjelaskan pembangunan Fase VII ini merupakan aspirasi para pedagang selama ini.
Ia pun mengapresiasi dukungan dari anggota DPR RI Andre Rosiade dan pemerintah pusat yang telah membantu mewujudkan mimpi tersebut.
“Pembangunan ini tak lepas dari perjuangan Pak Andre Rosiade. Sehingga pasar ini bisa kembali dibangun melalui APBN,” ungkap Hendri Septa.
Fase VII Pasar Raya Padang akan terdiri dari 4 lantai dan mampu menampung 304 kios, 650 lapak, serta area parkir untuk 120 mobil dan 144 motor.
Menariknya, proyek ini menggunakan 80 persen material Semen Padang, menunjukkan komitmen terhadap produk lokal dan kualitas unggul.
“Kita gunakan Semen Padang karena kualitasnya yang terbaik di Indonesia, bahkan dunia. Semoga bangunan ini kokoh dan tahan lama,” terang Project Manager PT Adi Persada Gedung (APG), Eko Wahyudi.
Pembangunan Fase VII ini tak hanya menjadi angin segar bagi para pedagang, tetapi juga dapat membawa perubahan positif bagi Pasar Raya Padang.
“Setelah selesai, semua PKL sekitar pasar raya yang telah terdata Dinas Perdagangan akan kita relokasi ke dalam gedung ini. Kita ingin Pasar Raya Padang menjadi kondusif, tertib, rapi, nyaman, dan terhindar dari kesemrawutan,” tegas Hendri Septa.
Hendri Septa optimistis Pasar Raya Padang Fase VII akan segera menjadi kebanggaan dan ikon baru bagi Kota Padang.
Hadir mendampingi Sekda Andree Algamar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edi Hasymi, Kadis Perdagangan Syahendri Barkah, dan pimpinan OPD terkait lainnya. (*/jn01)






