Agodang Ubah 15 Ton Sampah Padang Jadi Pakan dan Pupuk Lewat Maggot

Penulis -

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agodang mampu mengurai hingga 15 ton sampah organik setiap hari. (Foto: Diskominfo Padang)

Agodang mampu mengurai hingga 15 ton sampah organik setiap hari. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Asosiasi Pegiat Maggot BSF Kota Padang (Agodang) menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah organik.

Melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), komunitas ini mampu mengurai hingga 15 ton sampah organik setiap hari.

Kehadiran maggot menjelma sebagai “mesin hidup” pengurai sampah perkotaan.

Ketua Agodang, Andi Ilham, menjelaskan dari 15 ton sampah yang dikelola, pihaknya menghasilkan sekitar 1 ton maggot baru setiap hari.

Hasil tersebut tidak hanya menekan volume sampah, tetapi juga memberi nilai tambah berupa pakan ternak dan pupuk organik.

“Dengan maggot, tumpukan sampah tidak lagi menjadi beban. Justru bisa menjadi sumber daya bernilai bagi masyarakat. Ini keunggulan yang tidak dimiliki metode pembakaran atau pembuangan sampah ke laut,” ujar Andi Ilham saat Mamilah Fest 2025 di Taman Museum Adityawarman, Sabtu (16/8/2025).

Pemko Padang turut memperkuat peran Agodang dengan membuka akses pengumpulan sampah organik dari hotel, restoran, dan rumah makan.

Skema ini memastikan pasokan sampah organik tetap stabil sehingga peternakan maggot berjalan optimal, sekaligus mengurangi tekanan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan pola tersebut, Agodang tidak sekadar komunitas pegiat lingkungan. Mereka kini telah menjadi tulang punggung sistem pengelolaan sampah organik di Kota Padang. (*/red)

Baca Juga :  Anggota DPR RI Nafa Urbach dan Cindy Monica Apresiasi Pelayanan Kesehatan di Kota Pariaman

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru