Aksi Bela Palestina di Sumbar, Donasi Tembus Rp1,67 Miliar Ditambah Emas dan Perak

Penulis -

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Bela Palestina di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (4/10/2026). (Foto: Adpsb)

Aksi Bela Palestina di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (4/10/2026). (Foto: Adpsb)

Padang, Javanusa—Solidaritas masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) untuk Palestina menghasilkan donasi lebih dari Rp1,67 miliar.

Dana tersebut terkumpul dalam Aksi Bela Palestina yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (4/10/2026).

Panitia mencatat total donasi mencapai Rp1.677.299.899. Selain uang tunai, masyarakat juga menyumbangkan 0,5 emas, 10 gram perak, 32 ringgit, dan 10 riyal.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi seluruh pihak yang ikut mendukung penggalangan dana tersebut. Kontribusi datang dari OPD Pemprov Sumbar, Bank Nagari, instansi vertikal, hingga masyarakat umum.

“Terima kasih kepada seluruh OPD Pemprov Sumbar, Bank Nagari, instansi vertikal dan seluruh masyarakat Sumbar yang telah memberikan donasi untuk Palestina,” kata Mahyeldi.

QUPRO Indonesia Dapat Apresiasi

Mahyeldi juga memberikan penghargaan kepada QUPRO Indonesia yang aktif membangun solidaritas untuk Palestina. Menurutnya, dukungan berbagai pihak ikut membuat Aksi Bela Palestina dapat terlaksana.

Besarnya donasi, kata Mahyeldi, mencerminkan kepedulian masyarakat Sumbar terhadap kondisi kemanusiaan yang dialami rakyat Palestina.

Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Sumbar ke-81. Sejumlah tokoh turut hadir, termasuk Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia H.E. Mr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al Sattari, Bang Onim, Opick Tombo Ati, dan Izzatul Islam.

Mahyeldi Soroti Sejarah Perjuangan Sumbar

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menghubungkan solidaritas untuk Palestina dengan sejarah panjang perjuangan masyarakat Sumbar.

Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Jadi Sumbar karena tanggal tersebut berkaitan dengan pengambilalihan kembali Keresidenan Sumatera Barat dari pemerintahan Jepang pada 1 Oktober 1945.

“Ini dilandaskan dari peristiwa diambil alihnya Residen Sumbar dari pemerintahan Jepang. Maka dari situlah 1 Oktober dijadikan sebagai Hari Jadi Sumatera Barat,” ujarnya.

Menurut Mahyeldi, perjalanan Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat perjuangan itu, katanya, perlu terus diwariskan kepada generasi muda.

Baca Juga :  Logo HJK Padang ke-357 Resmi Diperkenalkan, Perkuat Komitmen Menuju UNESCO Gastronomy City 2027

“Perjalanan bangsa ini sudah begitu panjang, dan kita telah mengalami tantangan demi tantangan,” katanya.

Sumbar dan Jejak Tokoh Perjuangan Indonesia

Mahyeldi menyebut Sumbar memiliki kontribusi besar dalam sejarah Indonesia. Sejumlah tokoh nasional lahir dari daerah ini, antara lain Agus Salim, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, Mohammad Natsir, dan Mohammad Yamin.

“Ini menunjukkan kepada kita betapa besarnya kontribusi Sumbar untuk Indonesia, dengan menghadirkan putra-putri terbaiknya, dengan menghadirkan generasi-generasi terbaiknya demi untuk Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai peran Sumbar dalam lahirnya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Selain itu, Mosi Integral Natsir turut menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sumbar melahirkan pejuang, menghadirkan pendiri, menghadirkan proklamator, menghadirkan penyelamat, dan menghadirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Mahyeldi kemudian mengajak masyarakat mempertahankan semangat perjuangan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan Palestina menjadi salah satu bentuk solidaritas yang dapat ditunjukkan masyarakat Sumbar.

“DNA Bapak, Ibu, anak, cucu suku Sumatera Barat adalah DNA pejuang, DNA pendiri, DNA NKRI. Maka dari itu, siapa yang akan merusak NKRI, maka Sumbar, masyarakat Sumatera Barat harus tampil terdepan untuk menyelamatkan NKRI,” katanya.

Dubes Palestina: Bantuan Indonesia Sampai ke Gaza

Duta Besar Palestina untuk Indonesia turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Sumbar.

Ia menceritakan bantuan makanan dari Indonesia telah diterima masyarakat di Gaza. Bantuan tersebut bahkan meninggalkan kesan mendalam bagi keluarganya.

“Saya tanya kepada anak saya, apakah kalian punya makanan di Gaza? Dia mengatakan ada satu bungkus yang di sana tertulis ‘Bantuan dari Indonesia’. Kami berterima kasih dari lubuk hati kami yang paling dalam,” ujarnya.

Baca Juga :  Siswi SMAN 1 Padang Panjang Lolos Sebagai Pelajar Pelopor KLLAJ Tingkat Nasional

Duta Besar Palestina juga menyampaikan keyakinannya Palestina akan meraih kemerdekaan. Ia menilai dukungan masyarakat Sumbar menunjukkan solidaritas yang kuat terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Bapak/Ibu semua duduk di bawah terik matahari untuk Palestina pada hari ini. Harga yang maha mahal yang kami bayar ini, insya-Allah hasilnya adalah kemenangan, kemerdekaan, dan kebebasan Palestina,” katanya. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru