Padang Pariaman, Javanusa—Suasana senja di kawasan Jembatan Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, berubah tegang pada Minggu (3/5/2026).
Arus sungai yang deras hampir menyeret Afrizal Yatim (70), warga Korong Lubuk Napa, Nagari Anduriang, saat menyeberang dengan berpegangan pada seutas tali.
Kondisi korban semakin berbahaya ketika tubuhnya mulai kehilangan keseimbangan akibat kuatnya arus. Warga yang berada di sekitar lokasi menyaksikan kejadian itu dengan rasa cemas.
Aksi Cepat Pemuda Selamatkan Korban
Di tengah situasi darurat tersebut, Kadri Maiwansyah (25), warga Pati Kayu, Korong Padang Lapai, Nagari Guguak, segera bertindak. Ia melihat korban kesulitan bertahan dan langsung bergerak menuju aliran sungai.
Kadri menerobos arus yang deras untuk menjangkau Afrizal Yatim. Ia kemudian menggandeng korban dan bersama warga lainnya menarik tubuh lansia itu ke tepian sungai. Proses penyelamatan berlangsung dramatis dan memicu kepanikan sekaligus harapan dari warga yang menyaksikan.
Peristiwa ini langsung menjadi perhatian masyarakat. Aksi cepat Kadri dinilai tidak hanya menyelamatkan satu nyawa, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial di situasi genting.
Pemkab Berikan Penghargaan Resmi
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memberikan penghargaan khusus atas tindakan tersebut. Bupati Padang Pariaman menyerahkan penghargaan melalui Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Hendra Aswara dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas pada Senin (4/5/2026) di halaman Kantor Bupati, Komplek IKK.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan apresiasi atas aksi kemanusiaan yang dilakukan Kadri.
“Keberanian yang ditunjukkan Kadri adalah contoh nyata nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang harus terus kita jaga. Ini bukan hanya tentang menyelamatkan satu nyawa, tetapi tentang keberanian mengambil tindakan di saat orang lain mungkin ragu,” ujarnya.
Ia berharap tindakan tersebut dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kita ingin lebih banyak lagi anak muda seperti Kadri, yang tanggap, berani, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama,” tambahnya.
Apresiasi dari TP PKK
Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Nita Azis, juga memberikan apresiasi secara pribadi berupa satu unit telepon genggam kepada Kadri.
Nita menyebut aksi tersebut sebagai cerminan nilai kemanusiaan yang patut diteladani.
“Apa yang dilakukan Kadri sangat menyentuh. Di usia muda, ia menunjukkan kepedulian luar biasa tanpa memikirkan risiko bagi dirinya sendiri. Ini adalah contoh nyata karakter generasi muda yang kita harapkan,” ungkapnya.
Simbol Kepedulian Generasi Muda
Aksi penyelamatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial masih kuat di tengah masyarakat. Kadri tidak hanya menyelamatkan satu jiwa, tetapi juga menghadirkan harapan tentang pentingnya keberanian dan empati dalam kehidupan sehari-hari. (*/red)






