Aktifkan Dasawisma untuk Penuhi Pangan Bergizi Bagi Generasi Emas

Penulis -

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Pasbar, Ny. Titi Hamsuardi, saat memberikan pembinaan Dasawisma di Nagari Koto Gunung, Kecamatan Lembah Melintang, Jumat (30/8/2024). (Foto: Diskominfo Pasbar)

Ketua TP PKK Pasbar, Ny. Titi Hamsuardi, saat memberikan pembinaan Dasawisma di Nagari Koto Gunung, Kecamatan Lembah Melintang, Jumat (30/8/2024). (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pasbar, Javanusa—Pemenuhan pangan bergizi untuk generasi muda sangat penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat, aktif, dan produktif sebagai langkah mempersiapkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045.

Oleh karena itu, diharapkan masyarakat dapat mengaktifkan dasawisma dan memanfaatkan lahan pekarangan masing-masing untuk menanam pangan keluarga. Seperti sayur-sayuran, cabai, bawang, serta melakukan budidaya ikan dan ternak.

Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Pasaman Barat, Ny. Titi Hamsuardi, saat memberikan pembinaan Dasawisma di Nagari Koto Gunung, Kecamatan Lembah Melintang, Jumat (30/8/2024).

Baca Juga: Ketua TP PKK Pasbar Tinjau 4 Dasawisma di Nagari Lingkuang Aua Barat

Ia menyampaikan pangan keluarga ini digunakan untuk konsumsi sehari-hari agar pemenuhan kebutuhan pangan bergizi seimbang, beragam, sehat, dan aman bagi anak-anak generasi emas.

“Dengan konsumsi makanan yang bergizi, pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dapat terpenuhi dengan baik,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya asupan gizi bagi generasi muda sebagai perhatian bersama.

Sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif harus dibangun sejak dini melalui pemenuhan pangan bergizi, terutama bagi anak usia sekolah.

“Berikanlah asupan pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman bagi anak-anak kita. Karena merekalah yang akan meneruskan pembangunan, khususnya di Pasaman Barat,” tegasnya.

Ia berharap, melalui pertemuan ini, Dasawisma di Nagari Koto Gunung akan lebih aktif dan berkembang, setidaknya untuk konsumsi keluarga masing-masing.

“Asupan gizi seimbang, beragam, sehat, dan aman tidak hanya didapat dari bahan yang mahal. Tetapi juga dari bahan yang lebih terjangkau, tergantung pada cara orang tua mengolah makanan tersebut,” ujarnya. (*/jn05)

Baca Juga :  Lomba Lingkungan Bersih di Lingkuang Aua: Enam Dasawisma Tunjukkan Kekompakan Warga

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru