Anak Nagari Bayang Bangkit, Warga Kompak Tolak Pembalakan Hulu Sungai Batang Bayang

Penulis -

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Pessel Novermal Yuska saat memberikan sambutan. (Foto: Dok Novermal)

Anggota DPRD Pessel Novermal Yuska saat memberikan sambutan. (Foto: Dok Novermal)

Pessel, Javanusa—Suara perlawanan masyarakat Bayang terhadap pembalakan liar di hulu Sungai Batang Bayang kian menguat Minggu (10/8).

Ratusan tokoh dari Nagari Bayang dan Bayang Utara berkumpul di Teratak Teleng dalam forum Rapat Anak Nagari, menyatakan penolakan keras atas kerusakan hutan yang mengancam sumber air utama masyarakat.

Dipimpin tokoh masyarakat H. Zaitul Ikhlas, rapat yang berlangsung hingga siang hari itu menyepakati sikap bersama, menolak segala bentuk aktivitas pembalakan di kawasan hulu Sungai Batang Bayang yang terletak di wilayah Sariak Bayang, Alahan Panjang, Kabupaten Solok.

“Kami mendesak agar pembalakan dihentikan total dan hutan dikembalikan ke fungsi aslinya sebagai kawasan suaka alam,” tegas Zaitul Ikhlas.

Sebagai bentuk keseriusan, warga membentuk Tim Perjuangan Anak Nagari yang akan membawa aspirasi ini hingga ke tingkat kabupaten, provinsi, bahkan pusat.

Tim ini diketuai oleh H Ikhlas Rasuki, dengan Yose Leonando sebagai sekretaris, dan Neng Efendi Datuak Rajo Nan Gadang sebagai bendahara.

Warga Satukan Suara, Pemerintah Diminta Bertindak

Rapat dihadiri lengkap oleh unsur masyarakat nagari, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, pemuda, camat, wali nagari, Bamus, serta tokoh-tokoh perantau.

Semua menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi hulu sungai yang menjadi tumpuan hidup masyarakat Bayang.

Yose Leonando mengingatkan kerusakan hulu sungai bukan hanya persoalan lokal, melainkan ancaman serius bagi seluruh kawasan Pesisir Selatan.

“Kami tidak ingin banjir bandang menjadi harga atas kelalaian menjaga hutan. Ini menyangkut keselamatan bersama,” ujarnya.

#SaveBayang, Gerakan Warga yang Menggema

Gerakan #SaveBayang kini telah menggema di berbagai platform media sosial, menjadi simbol perlawanan warga terhadap eksploitasi hutan yang tak bertanggung jawab.

Desakan publik pun mengarah ke pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas.

Baca Juga :  Resmikan 18 Hunsela di Pauh, Wako Fadly Amran Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor

Anggota DPRD Pessel, Novermal Yuska dari Fraksi PAN, menyatakan komitmennya untuk mengawal tuntutan masyarakat Bayang.

“Isu ini bukan hanya soal lingkungan, tapi menyangkut hak dasar masyarakat untuk hidup aman dan sehat. Saya akan kawal sampai ke tingkat pusat,” ujar Novermal dalam sambutannya di Rapat Anak Nagari.

Ia juga mengapresiasi semangat kolektif warga yang berinisiatif menyelamatkan lingkungan demi masa depan.

Sudah Disegel Gakkum KLHK

Aksi masyarakat ternyata bukan tanpa hasil. Sebelumnya, Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Wilayah Sumatera telah menyegel lokasi pembalakan liar di kawasan Sariak Bayang, tepatnya di Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Kamis (7/08/2025)

Penyegelan dipimpin langsung oleh Kepala Balai Gakkum, Hari Novianto, bersama Novermal selaku pelapor, dan disaksikan jajaran Pemprov Sumbar, Pemkab Solok, serta Polres Solok.

Lokasi tersebut diketahui sebagai daerah tangkapan air strategis yang mengalir hingga ke Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Bila dibiarkan, pembalakan liar berpotensi besar memicu bencana ekologis, seperti banjir bandang yang sudah pernah terjadi. (yoniks)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB