Padang, Javanusa—BPBD Kota Padang bersama pihak Kelurahan Gates Nan XX, Kelompok Siaga Bencana (KSB), Ketua RT/RW, serta masyarakat kolaborasi mengevakuasi sebuah batu berukuran besar yang berpotensi jatuh ke permukiman warga di RT 04/RW 02, Gaung, Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Penanganan dilakukan dengan cara memecahkan batu secara manual karena posisinya berada di lereng dan dinilai membahayakan rumah-rumah warga yang berada di bawahnya.
Kegiatan ini merupakan langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana, terutama saat terjadi hujan deras yang dapat memicu pergerakan batu.
Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan unsur BPBD Padang, aparatur kelurahan, KSB, serta masyarakat setempat yang bekerja sama secara kolobirasi demi menjaga keselamatan lingkungan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Padang, Hendri Zulviton, mengatakan upaya tersebut merupakan bentuk penanganan dini terhadap potensi bencana.
“Batu berukuran besar ini berada pada posisi yang berisiko mengancam keselamatan warga. Karena itu, kami bersama pihak kelurahan, KSB, dan masyarakat melakukan pemecahan batu secara manual sebagai langkah mitigasi agar ancaman terhadap permukiman dapat diminimalkan. Sinergi seluruh unsur sangat penting dalam mengurangi risiko bencana di lingkungan masyarakat,” ujar Hendri Zulviton.
BPBD Padang juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau BPBD apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum menimbulkan korban maupun kerugian.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, diharapkan upaya mitigasi bencana di Kota Padang dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana. (*)






