Padang Pariaman, Javanusa—Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Korong Pauah, Nagari Parit Malintang, Padang Pariaman, Rabu (2/9/2026) malam. Seluruh bangunan dan barang milik korban ludes terbakar dengan kerugian mencapai sekitar Rp200 juta.
Korban dalam kebakaran tersebut ialah Nurhayati, 68 tahun. Ibu rumah tangga itu kehilangan tempat tinggal beserta seluruh barang yang berada di dalam rumah.
Komandan Regu Wilayah I Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang Pariaman, Satria Buana Putra, mengatakan korban sendiri yang pertama kali mengetahui kebakaran.
“Pemilik rumah melihat api yang sudah membesar, dan langsung melapor serta menghubungi pihak damkar untuk meminta bantuan penanganan,” kata Satria Buana Putra, Kamis (3/9/2026).
Api dengan cepat membesar dan mengeluarkan asap hitam pekat. Kobaran tersebut kemudian melahap seluruh bagian bangunan hingga tidak tersisa.
Damkar Kerahkan Tiga Armada
Laporan kebakaran masuk ke Posko Pemadam Kebakaran Satpol PP Damkar Kabupaten Padang Pariaman pada pukul 23.30 WIB.
Tiga menit kemudian, petugas bergerak menuju lokasi. Tim tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 23.45 WIB.
Petugas mengerahkan tiga armada untuk mengendalikan kobaran api. Armada 05 bergerak dari Lubuk Alung, sedangkan Armada 07 datang dari Limpato.
Damkar Kota Pariaman turut memberikan bantuan dengan mengirimkan Armada 04. Personel Regu A Posko Lubuk Alung dan Regu A Posko Limpato juga ikut dalam operasi tersebut.
Petugas berupaya mencegah api menjalar ke bangunan di sekitar lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam.
Tim kemudian menyelesaikan tahap pemadaman dan pendinginan pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Tidak Ada Korban Jiwa
Kebakaran rumah di Padang Pariaman tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Meski begitu, korban mengalami kerugian material cukup besar. Api tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga seluruh barang berharga di dalam rumah.
Petugas memperkirakan total kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp200 juta.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga Kamis (3/9/2026), penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
Petugas juga masih mengumpulkan informasi terkait kondisi sebelum kebakaran terjadi. Hasil penyelidikan nantinya akan menentukan penyebab pasti insiden tersebut. (*)






