Javanusa.com—Inter Milan bangkit dari ketertinggalan dua gol saat menghadapi AS Roma. Dua gol Lautaro Martinez pada babak kedua membawa Nerazzurri pulang dengan hasil imbang 2-2.
Pertandingan AS Roma vs Inter Milan berlangsung di Stadion Olimpico, Sabtu (19/9/2026) malam WIB. Roma sempat unggul 2-0 berkat dua gol Manu Kone pada babak pertama.
Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas Serie A tetap ketat. Roma mengoleksi 13 poin dan berada di posisi pertama dengan selisih gol +11.
Inter juga mengumpulkan 13 poin. Namun, selisih gol +7 menempatkan tim asuhan Nerazzurri di posisi kedua.
Manu Kone Bawa Roma Unggul Dua Gol
Roma langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan. Baru lima menit berjalan, Manu Kone membuka keunggulan tuan rumah.
Gol tersebut berawal dari umpan lambung Paulo Dybala dari sisi kanan. Bola mengarah ke tiang jauh dan disundul Nahuel Molina menuju Kone.
Kone kemudian melepaskan tembakan ke sudut atas gawang Josep Martinez. Roma pun unggul 1-0.
Setelah mencetak gol, Roma semakin agresif. Tuan rumah mampu menekan Inter sehingga lawannya kesulitan membangun serangan.
Inter baru mendapatkan peluang berbahaya pada menit ke-29. Lautaro Martinez mencoba menyambut umpan silang Federico Dimarco dari posisi yang cukup bebas. Namun, tembakan Lautaro justru melambung di atas gawang Roma.
Beberapa menit kemudian, Inter kembali mengancam melalui Alessandro Bastoni. Pemain tersebut menusuk dari sisi kiri setelah menerima umpan tumit Curtis Jones.
Bastoni kemudian melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola masih membentur tiang gawang.
Kone Cetak Brace, Roma Makin Nyaman
Roma berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-37. Kone menyambut umpan silang di depan gawang sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas.
Gol tersebut sempat dianulir karena muncul dugaan offside. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit akhirnya mengesahkan gol Kone. Roma menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Inter langsung meningkatkan tekanan. Hanya satu menit setelah sepak mula, Lautaro memperkecil ketertinggalan.
Penyerang Argentina itu menyambar umpan tarik Marcus Thuram dari sisi kiri. Tembakan kaki kirinya gagal dijangkau Mile Svilar.
Gol tersebut membuat Inter semakin agresif. Nerazzurri terus mencari gol penyama kedudukan, sementara Roma berusaha menjaga keunggulannya.
Lautaro Martinez Samakan Skor
Roma sempat memperoleh kesempatan untuk menjauh pada menit ke-68. Donyell Malen menerima bola di depan gawang dalam posisi cukup terbuka.
Malen langsung menembak ke arah gawang. Namun, Josep Martinez berhasil melakukan penyelamatan menggunakan wajahnya.
Inter kemudian mendapat dua peluang beruntun pada menit ke-79. Tandukan Thuram lebih dulu ditepis Svilar.
Bola muntah kemudian disambar Lautaro. Namun, tembakannya masih membentur tiang gawang.
Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil semenit kemudian. Lautaro mencetak gol keduanya pada menit ke-80 untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Gol itu bermula dari umpan Bisseck dari sisi kiri. Lautaro mengontrol bola menggunakan paha sebelum melepaskan tembakan ke sudut gawang Svilar.
Inter bahkan hampir membalikkan keadaan pada menit ke-88. Thuram mendapat peluang melalui sontekan di dalam kotak penalti. Namun, bola justru melebar di sisi kanan gawang Roma.
Tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi. AS Roma dan Inter Milan harus puas berbagi satu poin setelah pertandingan berakhir 2-2. (*)
Susunan Pemain
AS Roma: Mile Svilar; Gianluca Mancini (Evan N’Dicka 60′), Leonardo Balerdi (Daniele Ghilardi 66′), Mario Hermoso; Nahuel Molina (Devyne Rensch 60′), Bryan Cristante, Manu Kone (Nicolo Pisilli 60′), Wesley; Paulo Dybala, Matias Soule; Donyell Malen.
Inter Milan: Josep Martinez; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni (Luis Henrique 63′); Andy Diouf, Nicolo Barella, Piotr Zielinski, Curtis Jones (Petar Susic 54′), Federico Dimarco (Carlos Augusto 54′); Marcus Thuram (Ange-Yoan Bony 90′), Lautaro Martinez (Pio Esposito 90′).






