Padang, Javanusa—ASN Pemko Padang diminta aktif di lingkungan tempat tinggal, menggerakkan gotong royong (goro), dan mendukung pembangunan pesantren sebagai bagian pembangunan sosial Kota Padang.
Ajakan ini disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran dalam wirid bulanan Pemerintah Kota Padang di Masjid Nurul Iman, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan wirid bulanan Pemko Padang berlangsung di Masjid Nurul Iman dan diikuti ASN dari berbagai perangkat daerah.
Acara diawali saritilawah oleh Salman Alfarisi, juara I Tartil Umum tingkat Sumatera Barat, lalu diisi tausiyah oleh Sofyan Hadi.
Dalam arahannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menekankan peran ASN sebagai teladan di tengah masyarakat. Ia menyebut keterlibatan sosial ASN menjadi kunci terciptanya lingkungan yang harmonis dan berdaya.
Hadir dan Berkontribusi di Tengah Masyarakat
Fadly Amran meminta ASN tidak membatasi peran hanya di kantor pemerintahan. Menurutnya, ASN perlu hadir, berinteraksi, dan berkontribusi langsung di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Kita harus aktif di lingkungan tempat tinggal kita masing-masing. Hadir, berinteraksi, dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat,” kata Fadly Amran.
Ia menilai kehadiran ASN di tengah warga dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
ASN Jadi Penggerak Gotong Royong
Selain aktif bersosial, Wali Kota Padang juga mendorong ASN menjadi motor penggerak gotong royong.
Ia menegaskan goro menjadi fondasi penting dalam menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat.
“Jadilah penggerak goro di lingkungan. Dari kebersamaan itulah akan tumbuh kepedulian dan kekuatan sosial masyarakat,” ujarnya.
Fadly menyebut tradisi goro sejalan dengan nilai budaya lokal Minangkabau yang menjunjung kebersamaan.
Sumbangsih Sukarela untuk Pendidikan Keagamaan
Pada kesempatan itu, Fadly Amran juga mengajak seluruh perangkat daerah memberikan dukungan sukarela bagi pembangunan dua pesantren di Kota Padang.
Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam pembinaan karakter dan moral generasi muda.
“Saya mengajak kita semua di dinas masing-masing untuk ikut menyumbangkan sumbangsih kita,” tegasnya.
Menurut Fadly, dukungan kolektif ASN dan Pemko Padang sangat dibutuhkan agar pesantren dapat terus tumbuh dan berkontribusi bagi daerah.
Fadly Amran menutup arahannya dengan mengingatkan bahwa setiap bentuk pengabdian memiliki nilai ibadah.
Ia mengajak ASN bekerja dengan tanggung jawab dan keikhlasan, baik di kantor maupun di tengah masyarakat.
Pesan tersebut sejalan dengan tausiyah yang disampaikan dalam wirid bulanan Pemko Padang.
Pemerintah Kota Padang berharap peran aktif ASN dapat memperkuat pembangunan sosial dan keagamaan di daerah. (*/red)






