Solsel, Javanusa—Integritas ASN Solok Selatan (Solsel) kembali menjadi sorotan. Bupati Solok Selatan, H. Khairunas menegaskan karakter aparatur sipil negara merupakan fondasi utama dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik.
Penegasan itu ia sampaikan saat memimpin apel pagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solsel, Senin (22/12/2025).
Apel pagi tersebut diikuti Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi, Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN Pemkab Solsel.
Dalam amanatnya, Khairunas menekankan kemampuan teknis dan sistem kerja tidak akan bermakna tanpa karakter yang kuat.
Menurutnya, integritas ASN Solok Selatan menjadi penentu utama kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Karakter adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas. Integritas dan konsisten menjaga amanah harus menjadi pegangan setiap ASN,” tegas Khairunas.
Ia juga mengingatkan ASN memiliki peran strategis sebagai wajah pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, sikap, etika, dan tanggung jawab harus tercermin dalam setiap pelayanan.
Evaluasi Bukan Mencari Kesalahan
Khairunas menegaskan evaluasi kinerja merupakan bagian tak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan yang sehat.
Ia menilai evaluasi penting untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan publik.
“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan kita terus berbenah demi peningkatan kinerja,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu membangun budaya kerja yang terbuka terhadap masukan dan perbaikan. Evaluasi rutin menjadi instrumen penting untuk menjaga efektivitas organisasi.
Komitmen Bangun Birokrasi Profesional
Kehadiran Wakil Bupati, Sekda, dan pimpinan OPD dalam apel pagi tersebut memperkuat pesan kolektif tentang pentingnya reformasi birokrasi.
Pemkab Solsel terus mendorong ASN agar adaptif, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Melalui apel pagi ini, Bupati berharap integritas, disiplin, dan evaluasi menjadi budaya kerja ASN Solsel. Dengan demikian, pelayanan publik di daerah itu semakin responsif dan dipercaya masyarakat. (*/red)






