“Ayo Ceting” Diacungi Jempol, Manfaat SPBE Dirasakan Masyarakat

Penulis -

Rabu, 16 Oktober 2024 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana interview penilaian SPBE di Ruangan E-gov Kantor Dinas Kominfo Kota Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Suasana interview penilaian SPBE di Ruangan E-gov Kantor Dinas Kominfo Kota Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mengikuti kegiatan Penilaian Interview Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024.

Penilaian interview dilaksanakan secara virtual bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rabu (16/10/2024).

Asisten III Administrasi Umum Corri Saidan mengatakan Pemko Padang terus berupaya meningkatkan kualitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) meskipun telah meraih predikat memuaskan dalam penilaian mandiri.

“Walaupun dari penilaian mandiri sudah meraih predikat memuaskan, ternyata kami merasa masih banyak yang perlu disempurnakan lagi,” ujar Corri saat mengikuti Interview Penilaian SPBE di Ruangan E-gov Kantor Dinas Kominfo Kota Padang.

Ia mencontohkan, salah satu catatan yang perlu ditindaklanjuti adalah terkait bukti dukung yang harus dilengkapi, khususnya berkaitan dengan informasi. Meskipun demikian, pihaknya menegaskan bahwa SPBE telah memberikan dampak positif bagi Kota Padang.

“Ke depannya, Pemko  Padang ingin memastikan SPBE memberikan manfaat yang lebih,” tegasnya.

Terkait evaluasi SPBE 2024, Corri juga berharap timnya dapat menindaklanjuti catatan-catatan yang diberikan dan meningkatkan nilai SPBE ke angka yang lebih baik lagi.

“Untuk evaluasi SPBE 2024 tahun ini, semoga saja kami dan kawan-kawan di sini menindaklanjuti sesuai catatan yang diberikan dan berharap tentu nilainya akan lebih memberikan ukuran yang sebenarnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Corri menyebutkan aplikasi “Ayo Ceting” (Cegah Stunting) yang diinisiasi oleh Puskesmas Andalas telah mendapatkan pengakuan nasional dan bahkan menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Aplikasi Ayo Ceting ini merupakan satu-satunya inovasi di Kota Padang yang berkelanjutan dan mendapat penghargaan dari Menpan- RB. Keberhasilan ini membawa “Ayo Ceting” masuk ke dalam nominasi Top 45 di tahun 2023, sebelumnya, aplikasi ini berhasil masuk 90 besar nominasi,” ujar Cori.

Baca Juga :  Sosialisasikan LKK, Kelurahan Gurun Laweh Nan XX Lahirkan Kesepakatan Bersama

Tingkat kematangan aplikasi ini, baik dari OPD maupun Diskominfo, sudah diakui dan direplikasi oleh daerah lain.

“Ini menunjukkan bahwa “Ayo Ceting” memiliki dampak yang besar dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam upaya pencegahan stunting,” ujarnya.

Sementara, Direktur Eksekutif Dewan TIK Nasional Kemenpan RB, Gerry Firmansyah turut mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemko Padang yang telah memberi banyak manfaat bagi masyarakat.

“Saya acungkan jempol untuk Kota Padang yang selalu berinovasi, program prioritas luar biasa yang dilakukan. Evaluasi penilaian SPBE 2024 agar ditindaklanjuti sesuai arahan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Boby Firman menjelaskan berdasarkan penilaian mandiri yang dilakukan melalui aplikasi Tauval dengan Nilai Indeks SPBE Pemko Padang pada tahun 2024 adalah sebesar 4,52 (Predikat Memuaskan).

Nilai indeks SPBE ini mengalami peningkatan dari tahun 2023 yang berada pada angka 3,54 (predikat sangat baik).

“Terjadinya peningkatan nilai tersebut kami peroleh dari hasil tindak lanjut Rapat Evaluasi Tim Koordinasi SPBE Kota Padang Tahun 2024, dimana kami telah memperbaiki semua kelemahan pada tahun 2023 dan telah kami sempurnakan pada penilaian SPBE Tahun 2024,” katanya.

Ia menambahkan data yang dikirimkan adalah data yang nyata untuk penilaian SPBE. Selain itu aplikasi yang ada di Kota Padang dalam penilaian SPBE untuk memuaskan pelayanan kepada masyarakat.

“Pada tahun 2023 semua aplikasi sudah terintegrasi oleh Diskominfo Kota Padang. Semua domain yang ada di Kota Padang sudah diuji keamanannya,” tutup dia.

Penilaian Interview Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024 diikuti oleh seluruh awak di Dinas Kominfo.

Tampak hadir di antaranya Sekdis Kominfo Windra Deddy, Kabid E-gov Nur Hakim, Kabid IKP Wismeiliar Teinike Yulvera, Kabid Statistik Persandian Devi Roza, dan lainnya. (*/jn01)

Baca Juga :  Verdonk: Indonesia Memasuki Era Baru Usai Juara FIFA ASEAN Cup

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru