Bali Disiapkan Jadi Pusat Keuangan Internasional, Pemerintah Percepat Pengembangan KEK

Penulis -

Senin, 4 Mei 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria meninjau pengembangan KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur, Jumat (1/5). (Foto: Kemenko Perekonomian)

Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria meninjau pengembangan KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur, Jumat (1/5). (Foto: Kemenko Perekonomian)

Bali, Javanusa—Pemerintah mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor penggerak investasi sektor strategis.

Komitmen ini ditegaskan melalui kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Ia hadir bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria. Mereka meninjau pengembangan KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur, Jumat (1/5).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan percepatan pembangunan kawasan ekonomi. Pemerintah juga mendorong realisasi investasi di sektor pariwisata berkualitas dan layanan kesehatan internasional.

Selain itu, rombongan menjajaki kesiapan pengembangan International Financial Center (IFC). Langkah ini bertujuan memperkuat daya saing ekonomi nasional.

KEK Kura Kura Bali Disiapkan Jadi Pusat Keuangan

Dalam kunjungan itu, Airlangga meninjau kesiapan KEK Kura Kura Bali sebagai kawasan potensial pengembangan Indonesia Financial Center. Rencana ini mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah kini mematangkan regulasi sebagai dasar pembentukan KEK sektor keuangan di Bali. Regulasi tersebut dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan pendirian pusat keuangan.

Selain itu, skema pengelolaan dan fasilitas disiapkan untuk menarik investor global. Pemerintah menargetkan kawasan ini menjadi magnet investasi baru.

BTID sebagai pengelola kawasan memaparkan keunggulan Knowledge District. Kawasan ini menjadi lokasi strategis bagi pengembangan sektor keuangan.

Knowledge District dirancang membangun ekosistem inovasi terintegrasi. Pengembangan ini mengoptimalkan pendidikan dan sumber daya manusia sebagai penggerak ekonomi baru.

Ke depan, pembangunan KEK Kura Kura Bali berlanjut dengan penyelesaian proyek strategis pada 2026. Hingga Triwulan I 2026, realisasi investasi mencapai Rp1,62 triliun.

Selain itu, kawasan ini menyerap tenaga kerja sebanyak 2.146 orang.

KEK Sanur Perkuat Health Tourism

Sementara itu, di KEK Sanur, rombongan meninjau pengembangan ekosistem health tourism. Kawasan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan kelas dunia.

Baca Juga :  Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya

Salah satu fasilitas unggulan adalah Bali International Hospital yang telah beroperasi sejak April 2025. Rumah sakit ini menyediakan berbagai layanan spesialis.

Hingga Triwulan I 2026, jumlah kunjungan pasien mencapai 14.950 orang. Dari total tersebut, 60 persen merupakan WNA dan 40 persen WNI.

Rombongan juga meninjau perkembangan The Solitaire Clinic. Fasilitas ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 2026.

Klinik tersebut akan menghadirkan layanan seperti cosmetic surgery, medical aesthetics, dan body contouring. Selain itu, tersedia layanan hair transplant dan terapi antiaging berbasis stem cell.

Secara kumulatif, hingga Triwulan I 2026, KEK Sanur mencatat investasi sebesar Rp5,37 triliun. Kawasan ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 5.444 orang.

Selain itu, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 279.804 orang.

Dorong Investasi dan Transformasi Ekonomi

Kunjungan ini menegaskan peran strategis KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur. Kedua kawasan tersebut mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja.

Selain itu, pengembangan KEK memperkuat transformasi ekonomi nasional. Pemerintah fokus mengembangkan sektor bernilai tambah tinggi. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB