Banda Neira Rilis Video Musik Ajariku Jadi Berani, Bawa Pesan tentang Keberanian

Penulis -

Minggu, 27 September 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Neira. (Foto: IG @_berjalanlebihjauh)

Banda Neira. (Foto: IG @_berjalanlebihjauh)

Jakarta, Javanusa— Banda Neira kembali menyuarakan keberanian melalui karya terbaru mereka. Grup musik tersebut merilis video musik Ajariku Jadi Berani (feat. Reruntuh) pada Jumat (25/9/2026).

Lagu tersebut membawa pesan tentang menghadapi ketakutan dan menemukan keberanian. Banda Neira berharap pesan itu dapat menjadi dorongan bagi pendengar untuk menghadapi berbagai persoalan dengan lebih berani.

Berangkat dari Pengalaman Pribadi

Gitaris sekaligus vokalis Banda Neira, Ananda Badudu, menjelaskan bahwa lagu Ajariku Jadi Berani menggambarkan perjalanan seseorang yang berhadapan dengan rasa takut.

“Lagu itu bercerita tentang seseorang yang didera ketakutan, kemudian mencetak diajari bagaimana menjadi berani,” kata Ananda Badudu.

Menurut Ananda, Banda Neira ingin mengajak pendengar menjalani proses tersebut bersama-sama. Ia berharap lagu itu tidak hanya menjadi karya musik, tetapi juga membawa semangat keberanian kepada orang yang mendengarkannya.

“Lewat lagu itu kami seperti mau bilang ke pendengar: ayok, kita sama-sama belajar jadi berani,” ujarnya.

Ananda menulis lagu tersebut pada medio 2020-an. Proses kreatifnya berlangsung tidak lama setelah pengalaman penangkapan yang ia alami pada 2019.

Saat itu, Ananda ditangkap setelah menginisiasi penggalangan dana untuk mendukung aksi mahasiswa yang menolak perubahan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Peristiwa tersebut meninggalkan kemarahan yang menurut Ananda masih ia rasakan hingga sekarang. Namun, ia tidak ingin perasaan itu berkembang menjadi tindakan yang bersifat destruktif.

“Saya sadar saya masih membawa kemarahan itu, tapi saya tidak ingin kemarahan itu berubah menjadi sesuatu yang destruktif,” katanya.

Karena itu, Ananda menuangkan pengalaman tersebut ke dalam Ajariku Jadi Berani. Ia ingin lagu tersebut menjadi pemantik keberanian, baik bagi dirinya maupun para pendengar.

“Itulah sebabnya saya menulis Ajariku Jadi Berani. Saya berharap lagu itu bisa menjadi pemantik yang mendorong kami dan juga pendengar untuk menjadi berani,” ujarnya.

Baca Juga :  Terapkan Kurikulum Merdeka, PAUD Gurun Saiyo Gelar Makan Bajamba
Kolaborasi dalam Video Musik

Dalam penggarapan video musik, Banda Neira menggandeng sutradara Rukii Naraya. Proyek tersebut juga melibatkan pasangan koreografer sekaligus dramaturg, Enji Sekar dan Arsita Iswardhani.

Rukii selama ini dikenal sebagai fotografer. Kali ini, ia mengambil peran sebagai sutradara untuk menerjemahkan pesan Ajariku Jadi Berani ke dalam bentuk visual.

Kehadiran sejumlah pengkarya tersebut memperluas pesan lagu dari medium musik ke karya visual dan pertunjukan.

Hadirkan Jadi Berani Project

Bersamaan dengan perilisan video musik, Banda Neira menggelar Jadi Berani Project di Jakarta pada 25-26 September 2026.

Kegiatan tersebut memadukan pameran zine karya para pengkarya generasi 90-an dengan pertunjukan musik dalam format intim. Reruntuh dan Pendarra turut meramaikan acara tersebut.

Banda Neira mengembangkan proyek ini untuk memperluas gagasan keberanian yang mereka bawa melalui lagu.

“Jadi Berani Project kami bikin karena tak ingin aksi menularkan keberanian itu berhenti di lagu saja. Kali ini kami bikin project lokakarya photostory yang diampu juga oleh Rukii Naraya,” kata Sasha, vokalis dan pemain biola Banda Neira.

Melalui rangkaian tersebut, Banda Neira mencoba menghadirkan ruang bagi berbagai bentuk ekspresi. Pesan tentang keberanian pun tidak berhenti pada lagu, tetapi berlanjut melalui fotografi, zine, lokakarya, dan pertunjukan musik. (*)

Sumber: IG Podcast Some Story/Ilham Fahrie

Berita Terkait

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa
Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung
Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua
Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih
Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial
Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa
Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih
Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru