Tanah Datar, Javanusa—MTsN 7 Tanah Datar di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, kembali berdiri dengan gedung baru setelah banjir bandang (galodo) menghancurkan sekolah tersebut pada 2024 lalu.
Kehadiran bangunan baru itu menjadi simbol kebangkitan masyarakat dan dunia pendidikan pascabencana di kawasan lereng Gunung Marapi.
Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung bangunan baru MTsN 7 Tanah Datar, Selasa (26/5/2026).
Kunjungan itu berlangsung usai peninjauan proyek nasional pembangunan sabo dam atau pengendali lahar Gunung Marapi di nagari yang sama.
Tinjau Fasilitas dan Apresiasi Pemerintah Pusat
Dalam kunjungannya, Eka Putra meninjau sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, ruang majelis guru, hingga mushala.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri PU RI Dody Hanggodo atas pembangunan kembali madrasah yang rusak akibat galodo.
“Alhamdulillah, hari ini menjadi momen bersejarah karena gedung baru MTsN 7 Tanah Datar ini telah diresmikan. Pada tahun 2024 lalu sekolah ini hancur diterjang banjir bandang, dan kini telah kembali dibangun oleh Pemerintah Pusat. Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Datar, kami mengucapkan terima kasih. Semoga sekolah ini mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berkarakter, serta membanggakan daerah,” ujarnya.
Eka Putra menegaskan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus memperkuat sektor pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keagamaan.
Menurutnya, pendidikan agama yang kuat mampu melahirkan generasi dan pemimpin bermartabat. Ini sejalan dengan program unggulan daerah “Satu Rumah Satu Hafizh dan Hafizhah”.
Simbol Semangat Baru Pendidikan Pascabencana
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, H. Mustafa, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan dan pemulihan madrasah pascabencana.
Ia menilai kehadiran gedung baru MTsN 7 Tanah Datar tidak hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga simbol semangat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Acara syukuran dan peresmian gedung baru semakin semarak melalui berbagai penampilan seni dari siswa-siswi MTsN 7 Tanah Datar.
Mereka menampilkan tari tradisional Minangkabau, randai, dan drumband sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus pengembangan bakat peserta didik.
Kepala Madrasah Sampaikan Rasa Syukur
Pada kesempatan yang sama, Kepala MTsN 7 Tanah Datar, Setrial, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu proses pembangunan hingga gedung baru kembali digunakan.
“Terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, pihak yang menghibahkan tanah, Kementerian Agama, para donatur, tokoh masyarakat, niniak mamak, bundo kanduang, komite madrasah, wali murid, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, dan doa sehingga gedung baru ini dapat berdiri dan dimanfaatkan kembali,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumbar Zuldafri Darma, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Asisten III Setda Tanah Datar Riswandi. Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar H. Hendri Pani Dias, unsur Forkopimca, camat, wali nagari, KAN, BPRN, niniak mamak, bundo kanduang, komite madrasah, wali murid, serta masyarakat sekitar. (*/red)






