Bangkit Pasca Galodo 2024, MTsN 7 Tanah Datar Kini Berdiri Megah dengan Gedung Baru

Penulis -

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung MTsN 7 Tanah Datar di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan kembali berdiri megah setelah hancur dihantam galodo pada 2024 lalu. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Gedung MTsN 7 Tanah Datar di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan kembali berdiri megah setelah hancur dihantam galodo pada 2024 lalu. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—MTsN 7 Tanah Datar di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, kembali berdiri dengan gedung baru setelah banjir bandang (galodo) menghancurkan sekolah tersebut pada 2024 lalu.

Kehadiran bangunan baru itu menjadi simbol kebangkitan masyarakat dan dunia pendidikan pascabencana di kawasan lereng Gunung Marapi.

Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung bangunan baru MTsN 7 Tanah Datar, Selasa (26/5/2026).

Kunjungan itu berlangsung usai peninjauan proyek nasional pembangunan sabo dam atau pengendali lahar Gunung Marapi di nagari yang sama.

Tinjau Fasilitas dan Apresiasi Pemerintah Pusat

Dalam kunjungannya, Eka Putra meninjau sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, ruang majelis guru, hingga mushala.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri PU RI Dody Hanggodo atas pembangunan kembali madrasah yang rusak akibat galodo.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi momen bersejarah karena gedung baru MTsN 7 Tanah Datar ini telah diresmikan. Pada tahun 2024 lalu sekolah ini hancur diterjang banjir bandang, dan kini telah kembali dibangun oleh Pemerintah Pusat. Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Datar, kami mengucapkan terima kasih. Semoga sekolah ini mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berkarakter, serta membanggakan daerah,” ujarnya.

Eka Putra menegaskan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus memperkuat sektor pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keagamaan.

Menurutnya, pendidikan agama yang kuat mampu melahirkan generasi dan pemimpin bermartabat. Ini sejalan dengan program unggulan daerah “Satu Rumah Satu Hafizh dan Hafizhah”.

Simbol Semangat Baru Pendidikan Pascabencana

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, H. Mustafa, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan dan pemulihan madrasah pascabencana.

Ia menilai kehadiran gedung baru MTsN 7 Tanah Datar tidak hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga simbol semangat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga :  Armada dan Vierratale Meriahkan HJK Padang ke-356, Siap Hentak GOR Agus Salim

Acara syukuran dan peresmian gedung baru semakin semarak melalui berbagai penampilan seni dari siswa-siswi MTsN 7 Tanah Datar.

Mereka menampilkan tari tradisional Minangkabau, randai, dan drumband sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus pengembangan bakat peserta didik.

Kepala Madrasah Sampaikan Rasa Syukur

Pada kesempatan yang sama, Kepala MTsN 7 Tanah Datar, Setrial, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu proses pembangunan hingga gedung baru kembali digunakan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, pihak yang menghibahkan tanah, Kementerian Agama, para donatur, tokoh masyarakat, niniak mamak, bundo kanduang, komite madrasah, wali murid, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, dan doa sehingga gedung baru ini dapat berdiri dan dimanfaatkan kembali,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumbar Zuldafri Darma, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Asisten III Setda Tanah Datar Riswandi. Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar H. Hendri Pani Dias, unsur Forkopimca, camat, wali nagari, KAN, BPRN, niniak mamak, bundo kanduang, komite madrasah, wali murid, serta masyarakat sekitar. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB