Banjir Bandang Picu Kenaikan Harga Komoditas Pangan

Penulis -

Minggu, 19 Mei 2024 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang memicu kenaikan harga komoditas pangan di Padang Panjang. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Banjir bandang memicu kenaikan harga komoditas pangan di Padang Panjang. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Bencana banjir bandang lahar dingin yang melanda Kota Padang Panjang pada akhir pekan lalu, membawa dampak signifikan terhadap pasokan pangan di wilayah tersebut.

Putusnya akses jalan akibat banjir mengakibatkan distribusi komoditas terhambat, memicu kenaikan harga beberapa bahan pokok.

Menurut Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako, Putra Dewangga, salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan adalah cabai merah.

Harganya melonjak Rp 4.167 dari Rp 71.167 menjadi Rp 75.334 per kilogram. Kenaikan ini dipicu oleh distribusi yang terhambat akibat bencana alam.

Selain cabai merah, harga daging ayam broiler juga mengalami kenaikan sebesar Rp 334, dari Rp 33.500 menjadi Rp 33.834 per kilogram.

Sementara itu, beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan harga. Seperti beras kualitas III turun Rp 333, cabai hijau turun Rp 2.666, cabai rawit turun Rp 833, seledri turun Rp 5.000, dan ikan kembung turun Rp 3.333.

Pemerintah Kota Padang Panjang telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kelangkaan dan kenaikan harga bahan pokok.

Yakni membangun jalan atau jembatan darurat untuk membuka kembali akses distribusi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak.

Meskipun beberapa harga komoditas mengalami fluktuasi, secara umum harga 48 komoditas lainnya masih tergolong stabil. (*/jn02)

Baca Juga :  Menag: Membaca dan Memahami Al-Qur’an Harus Berjalan Bersamaan

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru