Banjir Pessel, Kementerian PUPR Bantu Perbaikan Fasilitas Umum

Penulis -

Selasa, 12 Maret 2024 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Javanusa—Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan akan membantu perbaikan prasarana umum yang rusak akibat banjir bandang di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Saya bertanggungjawab untuk prasarana umum yang terdampak. Kalau ada jalan, jembatan, kantor, sekolah, dan fasilitas umum rusak, itu tanggungjawab Kementerian PUPR,” ucapnya saat mengunjungi lokasi terdampak banjir bandang di Pesisir Selatan, Senin (11/3/2024).

Terhadap permukiman warga yang rusak, perbaikannya menunggu laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebab ada yang kategori rusak ringan, sedang, hingga berat.

“Perbaikannya bisa kita bantu stimulan untuk yang rusak ringan dan sedang. Kalau yang berat bisa kita bangunkan kembali. Tentu untuk itu, kita perlu menunggu pendataan dari BNPB,” ucapnya.

Baca Juga: Ruas Jalan Nasional yang Terban di Pessel Sudah Bisa Dilalui

Terkait material banjir bandang yang menutupi akses jalan rampung dalam sepekan. Kemudian juga akan ada penguatan tebing-tebing di sungai.

“Kita kerjakan dulu agar akses bisa pulih. Berapa biaya perbaikannya, kami belum hitung,” ungkapnya.

Pada kunjungan itu, Menteri Basuki menyampaikan dua kemungkinan pemicu banjir bandang. Pertama dugaan adanya illegal loging, lalu hujan ekstrem yang tidak mampu ditampung.

“Kondisi geografis juga sangat berpengaruh, tebing lalu jalan dan langsung ke sungai, luncuran airnya cepat. Tapi sebetulnya hutan di Sumbar ini lebih baik dari daerah lain. Dulu saya meninjau sebelum banjir, airnya bening, pasti catchment areanya baik. Tapi saya curiga galodo atau banjir bandang ini ada dua kemungkinan, ada illegal logging di atas atau karena ada curah hujan yang ekstrem,” ucapnya.

Pessel Terparah

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pesisir Selatan merupakan daerah yang terdampak parah banjir bandang.

Baca Juga :  Warga Lapor via LAI ADO TU, Tiga Titik PJU Dipasang di Tanjung Saba Pitameh

Tercatat ada 74 ribu jiwa sempat mengungsi akibat hujan ekstrem pada Kamis 7 Maret 2024 lalu.

Tidak hanya permukiman warga yang terdampak. Akses jalan nasional juga sempat terputus karena jalan terban dan jembatan rusak.

“Kami berterima kasih Kementerian PUPR dan jajaran balai di daerah merespon ini dengan cepat. Hari ini seluruh akses sudah bisa dilalui meskipun perbaikannya masih bersifat darurat. Beberapa pekan ke depan Pak Menteri menjanjikan bisa selesai dengan kondisi yang lebih baik,” ucapnya.

Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Pessel, ada 23 orang korban meninggal dunia dan 6 orang korban berstatus hilang atau masih dalam pencarian. Dan 74 ribu masyarakat sempat mengungsi akibat banjir bandang dan longsor yang melanda daerah tersebut.

Kemudian jumlah rumah yang berstatus rusak berat mencapai 866 unit, rusak sedang 139 unit, dan rusak ringan 579 unit. Selain itu, juga ada 16 unit jembatan rusak, total jalan terban totalnya mencapai 355 meter. Sehingga total kerugian di Pesisir Selatan mencapai sekitar Rp 212 miliar. (*/jn01)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB