Banjir Rob Rendam Rumah Warga di Berok Nipah Padang, Air Laut Masuk hingga Selutut

Penulis -

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir rob menimpa rumah warga di Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kamis (21/5/2026). (Foto: Tiktok @wahe13_)

Banjir rob menimpa rumah warga di Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kamis (21/5/2026). (Foto: Tiktok @wahe13_)

Padang, Javanusa—Air laut pasang kembali menggenangi permukiman warga di RT 05 RW 03 Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Kamis (21/5/2026).

Ketinggian genangan dilaporkan mencapai selutut orang dewasa dan masuk ke sejumlah rumah warga melalui saluran drainase lingkungan yang tidak lagi mampu menampung luapan air.

Genangan terjadi sejak pagi hari saat permukaan air laut mulai naik. Air mengalir dari arah drainase dan meluber ke jalan lingkungan hingga masuk ke kawasan permukiman masyarakat.

Banjir rob tersebut dipicu tingginya pasang laut yang menyebabkan air meluap ke saluran drainase dan jalan lingkungan.

Akibatnya, sistem pembuangan air di kawasan tersebut tidak mampu menampung volume air yang masuk sehingga genangan meluas ke rumah-rumah warga.

Berdasarkan tayangan akun TikTok @wahe13_, terlihat sebagian besar kawasan permukiman tergenang air laut. Dalam siaran langsung yang dibagikan akun tersebut, air tampak mengalir melalui drainase hingga masuk ke lingkungan warga.

“Air pasang sedang naik atau banjir rob. Imbasnya masuk ke saluran pemukiman masyarakat. Saluran drainase tidak bisa lagi menampung, air masuk dari drainase lingkungan sekitar,” ujar pemilik akun dalam tayangan tersebut.

Ia juga menyebutkan banjir rob telah terjadi selama beberapa hari terakhir dengan kondisi genangan yang cukup tinggi.

“Sudah beberapa hari ini banjir rob terjadi. Airnya tinggi masuk ke pemukiman masyarakat sampai selutut orang dewasa,” katanya.

Warga menyebut genangan biasanya mulai terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Kondisi tersebut bertahan hingga sekitar pukul 10.00 sampai menjelang pukul 11.00 WIB sebelum akhirnya berangsur surut pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB seiring turunnya permukaan air laut.

Baca Juga :  Gunung Marapi Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter
BMKG Ungkap Penyebab Banjir Rob

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengatakan fenomena pasang laut dan hujan lebat menjadi faktor utama yang memicu banjir rob di wilayah tersebut.

Sahat menjelaskan, kondisi Super New Moon atau Bulan Baru Super pada 17 Mei 2026 sebelumnya memicu pasang air laut maksimum hingga 1,5 meter.

Menurutnya, pasang tertinggi terjadi pada pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. BMKG juga memetakan potensi banjir rob pada 15-18 Mei 2026 di Kota Padang dan sekitarnya.

“Kondisi Super New Moon (Bulan Baru Super) pada tanggal 17 Mei 2026 sebelumnya memicu pasang air laut maksimum hingga 1,5 meter pada pukul 06.00-08.00 WIB. Dengan potensi banjir rob yang dipetakan pada tanggal 15-18 Mei 2026 di Kota Padang dan sekitarnya,” kata Sahat Mauli Pasaribu.

Hujan Lebat Perparah Genangan

Sementara itu, untuk kondisi pada 20-21 Mei 2026, BMKG mencatat pasang maksimum mencapai 1,2 meter pada pukul 06.00-08.00 WIB saat cuaca cerah.

Secara astronomi, saat ini fase bulan memasuki kondisi bulan sabit atau Waxing Crescent 25 persen.

Sahat mengatakan, genangan air yang terlihat di kawasan Berok Nipah kemungkinan besar berasal dari kombinasi pasang air laut dan sisa hujan lebat pada malam sebelumnya. (*/red)

Berita Terkait

Polres Pariaman Bongkar Penimbunan 360 Liter Bio Solar Bersubsidi, Pria Lansia Ditangkap  
Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman
Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas
Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur
Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita
Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan
Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan
BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru