Agam, Javanusa—Bantuan korban bencana Agam terus berdatangan dari berbagai daerah sebagai bentuk solidaritas antardaerah.
Kali ini, Pemerintah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung ke wilayah terdampak.
Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, menyerahkan bantuan tersebut secara langsung di Pos Komando Tanggap Darurat Kabupaten Agam, Jumat (26/12). Bantuan diterima secara simbolis oleh Bupati Agam, Benni Warlis.
Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bungo kepada masyarakat Agam. Ia menegaskan bantuan tersebut sangat berarti di tengah masa tanggap darurat yang masih berlangsung.
Menurut Benni, status tanggap darurat bencana di Kabupaten Agam diperpanjang hingga 5 Januari 2026. Perpanjangan itu dilakukan karena sejumlah wilayah masih mengalami dampak bencana susulan.
“Tanggap darurat kita diperpanjang hingga 5 Januari 2026. Bantuan ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak,” ujar Benni Warlis.
Bencana Susulan Masih Terjadi
Benni Warlis juga memaparkan kondisi terkini pascabencana di Kabupaten Agam. Hingga kini, bencana susulan masih terjadi, termasuk galodo di Kecamatan Tanjung Raya yang sebelumnya telah terdampak.
Ia memastikan seluruh bantuan yang diterima merupakan amanah dari para donatur. Pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.
Pemkab Bungo Tunjukkan Kepedulian
Sementara itu, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerahnya. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Agam.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan warga terdampak. Semoga Kabupaten Agam segera pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas,” kata Tri Wahyu Hidayat. (*/red)






