Barantin dan Komdigi Matangkan Strategi Komunikasi Jelang Iduladha, Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Aman

Penulis -

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas karantina saat sedang melakukan tindakan karantina terhadap lalu lintas hewan kurban tahun 2026 (Foto : Humas Kalsel)

Petugas karantina saat sedang melakukan tindakan karantina terhadap lalu lintas hewan kurban tahun 2026 (Foto : Humas Kalsel)

Tangsel, Javanusa—Menjelang meningkatnya mobilitas hewan kurban pada momentum Iduladha, Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mulai menyusun strategi komunikasi publik.

Hal ini agar informasi terkait pengawasan dan keamanan hewan kurban dapat tersampaikan secara cepat, seragam, dan mudah dipahami masyarakat.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan pemetaan isu strategis yang digelar Barantin melalui Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Utama.

Kegiatan ini melibatkan Direktorat Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan serta Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, pada 5 Mei.

Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan komunikasi publik menjelang Iduladha, terutama terkait percepatan penyebaran informasi kebijakan strategis pemerintah di sektor pengawasan lalu lintas hewan kurban.

Dalam pembahasan itu, Barantin dan Komdigi juga mendorong penyusunan narasi tunggal yang selaras mengenai program prioritas pemerintah. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat distribusi informasi terkait ketersediaan pangan serta jaminan kesehatan hewan kurban yang aman dikonsumsi masyarakat.

Selain itu, inisiatif tersebut juga mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik.

Dalam forum itu, Barantin turut mengusulkan tema publikasi yang secara khusus menyoroti isu kesehatan dan pengawasan lalu lintas hewan kurban menjelang Iduladha.

Lalu Lintas Hewan Kurban Diperketat Sejak Awal

Momentum Iduladha selalu ditandai dengan meningkatnya pergerakan hewan kurban antar daerah. Namun, proses distribusi tersebut tidak bisa dilakukan tanpa pengawasan ketat karena menyangkut aspek kesehatan hewan dan potensi penyebaran penyakit.

Barantin menegaskan setiap hewan yang akan didistribusikan telah melalui rangkaian pemeriksaan dan pengawasan berlapis sejak awal perjalanan. Proses ini mencakup pengawasan di pelabuhan, jalur distribusi, hingga titik-titik perbatasan wilayah.

Pengawasan dilakukan secara ketat karena objek yang berpindah bukan sekadar komoditas perdagangan, melainkan makhluk hidup yang berpotensi membawa risiko penyakit hewan menular jika tidak dikendalikan dengan baik.

Baca Juga :  Sebulan Dirawat di Tanah Suci, Seorang Jamaah Haji Sumbar Pulang ke Kampung Halaman
Masyarakat Jadi Bagian Sistem Pengawasan

Dalam sistem karantina hewan, Barantin menekankan bahwa keberhasilan pengendalian risiko tidak hanya bergantung pada pemerintah dan pelaku usaha, tetapi juga keterlibatan masyarakat.

Masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam rantai pengawasan sebagai pengguna akhir atau end user yang turut menentukan efektivitas sistem keamanan pangan dan kesehatan hewan.

Karena itu, kolaborasi lintas pihak menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar.

Sinergi untuk Kelancaran Iduladha

Melalui forum ini, Barantin dan Komdigi berharap dapat menghasilkan strategi komunikasi yang lebih efektif dan terarah.

Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung program prioritas Presiden, khususnya dalam memastikan distribusi hewan kurban yang sehat, aman, dan sesuai ketentuan.

Dengan penguatan komunikasi publik yang terintegrasi, diharapkan masyarakat dapat menerima informasi secara jelas sehingga pelaksanaan ibadah Iduladha dapat berjalan dengan tenang, aman, dan tanpa hambatan. (*/red)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB