Batagak Pangulu di Bukittinggi, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Ancaman Degradasi Moral Generasi Muda

Penulis -

Senin, 18 Mei 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menghadiri Batagak Pangulu Zulhamdi Nova Candra IB, A.Md di Nagari Guguak Panjang, Bukittinggi, Minggu (17/5/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menghadiri Batagak Pangulu Zulhamdi Nova Candra IB, A.Md di Nagari Guguak Panjang, Bukittinggi, Minggu (17/5/2026). (Foto: ADPSB)

Bukittinggi, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan jabatan panghulu bukan sekadar simbol adat.

Namun merupakan amanah besar untuk menjaga marwah nagari, sekaligus membina generasi muda Minangkabau di tengah perubahan sosial.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Batagak Pangulu Zulhamdi Nova Candra IB, A.Md.

Ia resmi menyandang gelar Datuak Nagari Labiah di Nagari Guguak Panjang, Bukittinggi, Minggu (17/5/2026).

Acara ini memperkuat nilai adat dalam struktur sosial masyarakat Minangkabau.

Teladan dan Tanggung Jawab Panghulu

Mahyeldi menekankan panghulu harus menjadi teladan bagi kaum dan masyarakat.

Ia menjelaskan gelar datuak tidak diberikan secara sembarangan.

Gelar tersebut melekat dengan tanggung jawab terhadap anak kemenakan dan kehidupan sosial nagari.

“Pangulu ditunjuak urang nan dipicayo, gala tibo di urang nan bana,” kata Mahyeldi.

Ia menegaskan penghulu adalah orang yang dipercaya dan layak menerima gelar adat.

Tantangan Moral Generasi Muda

Mahyeldi menyebut tantangan niniak mamak saat ini semakin berat. Panghulu harus membentengi generasi muda dari perilaku menyimpang. Ia menilai kondisi sosial menuntut penguatan nilai adat dan agama.

“Generasi muda harus dijaga dari perilaku negatif,” ujarnya.

Ia menambahkan panghulu wajib membina serta menyosialisasikan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Ancaman Degradasi Moral

Mahyeldi menyoroti degradasi moral generasi muda yang semakin tinggi. Ia menyebut lemahnya pemahaman agama dan adat sebagai salah satu penyebab.

Selain itu, narkoba, pergaulan bebas, dan teknologi ikut memengaruhi kondisi tersebut.

“Saat ini moral generasi muda mengalami degradasi yang tinggi,” tegasnya. Ia mengingatkan kerusakan generasi akan berdampak pada nagari.

Kolaborasi Seluruh Unsur Adat

Mahyeldi menilai masalah moral tidak bisa dibebankan kepada panghulu saja. Ia menekankan perlunya kekompakan seluruh unsur masyarakat.

Baca Juga :  Digelar di 4 Kawasan Unggulan, Geopark Run Series 2026–2027 Targetkan 10.000 Peserta

Pemerintah daerah, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kanduang harus bersatu.

“Jangan jadikan perbedaan peran sebagai kelemahan,” katanya.

Ia mengajak semua pihak menjadikannya kekuatan membangun nagari.

Harapan Pelestarian Adat

Mahyeldi berharap pengukuhan Zulhamdi Nova Candra memperkuat nilai adat Minangkabau.

Ia menilai filosofi ABS-SBK harus terus terjaga di Kurai Limo Jorong. Nilai adat diharapkan tetap hidup di tengah masyarakat.

Ia juga menyampaikan selamat kepada Datuak Nagari Labiah yang baru. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Komitmen Niniak Mamak

Zulhamdi Nova Candra menyatakan siap menjalankan arahan Gubernur Sumbar.

Ia berkomitmen bersama niniak mamak menjaga adat di Kurai Limo Jorong. Ia juga memperkuat pembinaan terhadap anak kemenakan.

“Insya Allah apa yang disampaikan Pak Gubernur menjadi cita-cita kami,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh langkah ditujukan untuk nagari dan generasi muda. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB