Padang, Javanusa—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) membuka pendaftaran untuk 10.836 posisi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna mengawasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Ketua Bawaslu Sumbar, Alni, menyatakan proses rekrutmen telah dimulai sejak 12 September dan akan berlangsung hingga 28 September 2024.
“Rekrutmen dilaksanakan melalui Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) di masing-masing wilayah,” jelasnya, Senin (16/9/2024).
Jumlah Pengawas TPS yang dibutuhkan sesuai dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar.
“Setiap TPS akan diawasi oleh satu orang pengawas. Mereka akan bertugas di 10.836 TPS yang tersebar di 1.265 desa/kelurahan/nagari, pada 179 kecamatan, di 19 kabupaten dan kota,” urai Alni.
Tahapan rekrutmen meliputi pendaftaran dan penerimaan berkas, penelitian kelengkapan berkas, hingga tes wawancara.
Penetapan dan pengumuman calon terpilih dijadwalkan pada 23-25 Oktober 2024, diikuti dengan pelantikan pada 3-4 November 2024.
Alni mengimbau masyarakat yang berminat dan memenuhi syarat untuk mendaftar melalui panitia rekrutmen di kantor sekretariat Panwascam di kecamatan setempat.
“Kami menghimbau panitia rekrutmen untuk melaksanakan proses secara transparan, jujur, dan adil, serta berpedoman pada aturan yang berlaku,” tegasnya.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Sumbar, Febrian Bartez, menjelaskan persyaratan utama untuk menjadi Pengawas TPS.
“Calon harus minimal lulusan SMA, berusia minimal 21 tahun saat mendaftar, memiliki integritas tinggi, berdomisili di kecamatan setempat, dan tidak terafiliasi dengan partai politik dalam lima tahun terakhir,” ujarnya.
Bartez menambahkan pada hari pertama pendaftaran, belum ada pelamar yang tercatat. Namun, beberapa daerah melaporkan adanya peminat yang telah mengambil formulir pendaftaran di Panwascam setempat.
Bawaslu Sumbar mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pilkada 2024 demi terwujudnya pemilihan yang demokratis dan berintegritas. (*/jn01)






