Baznas RI Tetapkan Zakat Fitrah Rp50.000 per Jiwa, Ini Ketentuan Lengkapnya

Penulis -

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. (Foto: Humas Baznas RI)

Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. (Foto: Humas Baznas RI)

Jakarta, Javanusa— Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menetapkan zakat fitrah Ramadan 2026 sebesar Rp50.000 per jiwa.

Nilai ini setara 2,5 kg atau 3,5 liter beras premium dan jadi acuan nasional. Penetapan dilakukan setelah kajian harga beras di berbagai daerah dan dituangkan dalam keputusan resmi lembaga.

Baznas RI juga menetapkan nilai fidyah sebesar Rp65.000 per jiwa per hari. Ketentuan ini berlaku untuk pembayaran melalui Baznas dan menjadi rujukan pengelolaan zakat selama Ramadan 1447 Hijriah.

Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengatakan keputusan diambil melalui kajian mendalam dan pertimbangan kondisi pasar. Fokus utama kajian adalah perkembangan harga beras premium di Indonesia.

“Setelah melalui kajian mendalam serta pertimbangan yang cermat, Baznas RI menetapkan nilai zakat fitrah menjadi Rp50 ribu per jiwa, serta menetapkan besaran fidyah sebesar Rp65 ribu per jiwa per hari,” kata Noor Achmad dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Ketua Baznas RI Nomor 14 Tahun 2026. Regulasi itu sekaligus menjadi dasar operasional pengumpulan zakat fitrah tahun ini.

Jadi Acuan Baznas Daerah dan LAZ

Baznas menegaskan nilai zakat fitrah dan fidyah tersebut menjadi acuan pembayaran melalui jaringan resmi Baznas. Tujuannya untuk menciptakan standar yang seragam dan transparan.

Menurut Noor Achmad, Baznas provinsi, kabupaten/kota, serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat menggunakan angka tersebut sebagai pedoman. Dengan begitu, masyarakat memiliki rujukan yang jelas saat menunaikan kewajiban.

“Baznas Provinsi, Baznas Kabupaten/Kota, serta LAZ dapat menggunakan besaran zakat fitrah dan fidyah tersebut sebagai acuan penerimaan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Baznas tetap membuka ruang penyesuaian di tingkat daerah. Kebijakan ini berlaku jika terjadi selisih harga beras yang cukup tajam antarwilayah.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Apresiasi Pengungkapan Narkoba, 47 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan

Baznas daerah dan LAZ diperbolehkan menetapkan nilai berbeda. Namun, penetapan harus tetap sesuai syariat Islam dan peraturan perundang-undangan.

“Dalam kondisi tersebut, Baznas daerah dan LAZ diperkenankan menetapkan nilai zakat fitrah dan fidyah secara mandiri,” kata Noor Achmad.

Waktu Pembayaran dan Penyaluran Zakat Fitrah

Baznas menjelaskan zakat fitrah sudah dapat dibayarkan sejak awal Ramadan. Batas akhirnya sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

Sementara itu, penyaluran kepada mustahik wajib dilakukan sebelum salat Id. Penyerahan idealnya selesai sebelum khatib naik mimbar.

Baznas memastikan pengelolaan zakat fitrah mengikuti prinsip 3A. Prinsip tersebut meliputi Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Dana zakat disalurkan kepada delapan golongan mustahik sesuai ketentuan syariat Islam. Baznas juga menekankan aspek akuntabilitas dan dampak sosial bagi penerima manfaat.

“Kami memastikan pengelolaan dan penyaluran zakat fitrah dilakukan sesuai prinsip 3A,” ujar Noor Achmad.

Keputusan Lama Dicabut

Seiring terbitnya aturan terbaru, keputusan sebelumnya dinyatakan tidak berlaku. Keputusan Ketua Baznas Nomor 14 Tahun 2025 resmi dicabut.

Aturan lama itu sebelumnya mengatur nilai zakat fitrah dan fidyah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kini, pedoman diganti dengan regulasi tahun 2026. (*/red)

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru