BBI Dispertan Solsel Siap Edarkan 1 Ton Bibit Beras Merah

Penulis -

Kamis, 29 Agustus 2024 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solsel, Javanusa—Ketersediaan beras merah jenis padi ladang atau dikenal juga dengan padi gogo tengah dipersiapkan oleh Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) melalui UPTD Balai Benih Induk di Golden Arm.

“Bibit beras merah yang disiapkan ini adalah jenis varietas lokal dengan nama Guliang Tandai Merah yang telah memiliki sertifikat dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian di Kementrian Pertanian RI,” kata Kepala UPTD BBI Golden Arm, Yusri di Golden Arm, Selasa (27/8/2024).

Guliang Tandai Merah ini juga telah dikembangkan oleh sebagian masyarakat di Jorong Tandai, Nagari Lubuk Gadang Tenggara Kecamatan Sangir yang dimanfaatkan sebagai makanan pokok.

Selain itu beras merah ini dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai makanan alternatif untuk penderita diabetes.

Sebagaimana diketahui jenis beras ini memilki kadar kolesterol yang rendah sehingga baik untuk kesehatan penderita diabetes.

Menurut Yusri, BBI Golden Arm sangat intens dalam mempersiapkan bibit tanaman pangan diantaranya beras merah, beras hitam dan beras putih. Begitu juga dengan jenis bibit tanaman Holtikultura lain seperti durian, manggis dan lainnya.

Yusri menyebut jumlah bibit yang akan disebarluaskan ini diperkirakan akan mencapai 1 ton, sementara saat ini pihak BBI baru akan melakukan tahapan pemanenan dengan target 1,5 ton beras.

“Untuk beras merah yang akan dipanen dalam waktu dekat sebagai persiapan bibit seluas 250 meter persegi. Hasilnya sekitar 1 ton lebih, tapi target awal kita itu sekitar 1,5 ton,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Solok Selatan Nurhayati menambahkan bibit ini bisa diajukan oleh seluruh masyarakat melalui proposal di kelompok tani dengan tetap memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kita salurkan nanti kepada Kelompok Tani atas permintaan mereka, jumlahnya tergantung luas areal tanam, kira-kira 35 sampai 40 kg per hektarnya,” imbuhnya. (*/jn04)

Baca Juga :  Pemkab Agam Gandeng Unand Optimalkan Pangan Lokal

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru