Belgia Ditahan Iran 0-0 di Piala Dunia 2026, Courtois dan Beiranvand Jadi Penyelamat

Penulis -

Senin, 22 Juni 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belgia ditahan Iran 0-0 dalam laga Grup G di Los Angeles Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. (Foto: FIFA.com)

Belgia ditahan Iran 0-0 dalam laga Grup G di Los Angeles Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. (Foto: FIFA.com)

Javanusa.com—Belgia gagal meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia FIFA 2026 setelah ditahan Iran dengan skor 0-0 dalam laga Grup G di Los Angeles Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB.

Duel berlangsung ketat dengan kedua penjaga gawang, Thibaut Courtois dan Alireza Beiranvand, tampil gemilang menjaga gawang masing-masing tetap perawan.

Menghadapi Iran di Los Angeles, tim berjuluk Red Devils harus puas membawa pulang satu angka setelah pertandingan berakhir tanpa gol.

Meski menguasai jalannya pertandingan dalam sebagian besar waktu, skuad asuhan Rudi Garcia kesulitan membongkar pertahanan disiplin yang diperagakan Team Melli.

Penampilan impresif Alireza Beiranvand di bawah mistar juga menjadi faktor utama yang menggagalkan sejumlah peluang Belgia.

Belgia Dominan, Iran Tampil Efektif

Belgia turun tanpa Jeremy Doku yang absen karena sakit. Di lini depan, Romelu Lukaku dipercaya sebagai starter. Penampilan tersebut menjadi kali pertama sang striker memulai pertandingan sejak Juni tahun lalu, baik di level klub maupun tim nasional.

Sejak menit awal, Belgia mendominasi penguasaan bola dan terus menekan melalui umpan silang serta serangan dari sisi lapangan.

Namun, peluang terbaik mereka pada babak pertama hanya datang dari tendangan keras Youri Tielemans yang masih mampu ditepis Beiranvand.

Sementara itu, Iran memilih bermain lebih sabar dan mengandalkan pertahanan rapat. Strategi tersebut justru menghasilkan beberapa peluang berbahaya yang membuat Courtois harus bekerja keras.

Gol Iran Dianulir Offside

Peluang emas Iran hadir melalui Hossein Kanani yang melepaskan tembakan melengkung usai situasi lemparan ke dalam jarak jauh. Courtois dengan sigap menjatuhkan badan untuk mengamankan gawangnya.

Pada menit ke-25, Iran sempat merayakan gol melalui skema tendangan bebas yang tidak biasa. Ehsan Hajisafi memberikan umpan pendek kepada Mehdi Taremi yang berdiri di pagar hidup sebelum melepaskan tembakan mendatar ke gawang Belgia.

Baca Juga :  Shin Tae-yong Percaya Diri Skuad Garuda Mampu Membuat Kejutan

Namun, selebrasi tersebut tidak berlangsung lama. Wasit menganulir gol karena Taremi lebih dulu berada dalam posisi offside.

Kartu Merah Ngoy Ubah Jalannya Pertandingan

Memasuki babak kedua, Iran memasukkan Alireza Jahanbakhsh yang sekaligus mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim nasional.

Team Melli kembali mengancam melalui tendangan voli keras Mehdi Taremi. Akan tetapi, Courtois kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting.

Di sisi lain, Belgia nyaris memecah kebuntuan lewat Maxim De Cuyper. Sayangnya, dua peluang beruntun berhasil dimentahkan Beiranvand melalui penyelamatan refleks yang mengesankan.

Situasi semakin sulit bagi Belgia pada menit ke-66. Nathan Ngoy menerima kartu merah langsung setelah kehilangan penguasaan bola dan menjatuhkan Taremi yang berpeluang lepas menuju gawang.

Bermain dengan 10 orang selama lebih dari 20 menit, Belgia berusaha mempertahankan hasil imbang. Iran yang unggul jumlah pemain mencoba meningkatkan tekanan, tetapi gagal mengubah peluang menjadi gol.

Klasemen Grup G Masih Terbuka

Hingga peluit akhir dibunyikan, kedua tim tetap tidak mampu memecah kebuntuan. Hasil imbang tanpa gol membuat Belgia dan Iran sama-sama mengoleksi dua poin dari dua pertandingan di Grup G.

Dengan persaingan yang masih ketat, peluang kedua tim untuk lolos ke fase berikutnya tetap terbuka dan akan ditentukan pada laga terakhir grup. (*/red)

Berita Terkait

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026
Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal
David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin
Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun
Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League
Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra
Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB