Benarkah Ikhlas Beramal Berarti Kerja Tidak Dibayar? Ini Penjelasan Menag Nasaruddin Umar

Penulis -

Jumat, 24 April 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menag Nasaruddin Umar saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kantor Wilayah Kemanag Provinsi Bengkulu. (Foto: Kemenag)

Menag Nasaruddin Umar saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kantor Wilayah Kemanag Provinsi Bengkulu. (Foto: Kemenag)

Bengkulu, Javanusa—Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan kembali makna motto “Ikhlas Beramal” dalam pembukaan Rapat Kerja Wilayah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Jumat (24/4/2026).

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan langsung pesan tersebut di hadapan aparatur sipil negara.

Ia menekankan bahwa nilai “Ikhlas Beramal” harus menjadi fondasi kerja seluruh jajaran. Menurutnya, ikhlas bukan sekadar slogan, melainkan sikap kerja yang tidak bergantung pada pujian, popularitas, maupun kepentingan jabatan.

“Ikhlas itu bekerja tanpa perlu pengakuan. Tidak perlu diumumkan dan tidak perlu dipuji. Fokus pada tanggung jawab,” ujarnya.

Kerja Berdampak, Bukan Sekadar Rutinitas

Menag kemudian menjelaskan makna “beramal” dalam konteks kerja aparatur. Ia menegaskan bahwa amal bukan aktivitas rutin tanpa arah, tetapi kerja yang terukur dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Amal itu kerja yang punya perhitungan, ada input, output, dan outcome. Jadi bukan sekadar rutinitas,” jelasnya.

Dengan demikian, setiap program dan kegiatan harus memiliki hasil yang jelas serta manfaat langsung bagi publik.

Integritas dan Ancaman Gratifikasi

Selain itu, Menag mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia menyoroti praktik gratifikasi yang sering dianggap sepele, padahal berpotensi merusak kepercayaan publik.

“Gratifikasi jangan dianggap biasa. Justru dari situlah integritas kita diuji,” katanya.

Ia meminta seluruh ASN tetap konsisten menjaga nilai moral dalam setiap aspek pekerjaan.

Tantangan Era Digital dan Disrupsi Informasi

Di sisi lain, Menag menilai arus digital membawa tantangan baru bagi aparatur. Perkembangan teknologi memicu perubahan cepat dan berlapis yang dikenal sebagai multiple shock.

Kondisi ini sering menciptakan jarak antara nilai normatif dan realitas di lapangan. Bahkan, arus informasi yang tidak terkendali dapat memicu distorsi kebenaran.

Baca Juga :  Kemenag Buka Jalur Akselerasi PMLD BIB 2026, Alumni Keagamaan Bisa Tempuh S2–S3 Sekaligus

“Kementerian Agama harus hadir untuk mendekatkan jarak antara teks dan konteks itu. Kadang yang salah terlihat benar, dan yang benar justru disalahpahami,” tegasnya.

Jangan Lengah dengan Capaian

Menag juga mengapresiasi capaian Kementerian Agama dalam dua tahun terakhir. Meski begitu, ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat jajaran menjadi lengah.

“Jangan sampai berita baik membuat kita lengah. Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan harus lebih berdampak bagi umat,” tandasnya.

Ia menutup dengan ajakan agar seluruh aparatur terus meningkatkan kinerja dan menjaga nilai ikhlas serta integritas dalam setiap tugas. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB