Benny Utama Soroti Tata Kelola Pertambangan Rakyat

Penulis -

Rabu, 8 Oktober 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Benny Utama. (Foto: Dok. TA)

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Benny Utama. (Foto: Dok. TA)

Padang, Javanusa—Penambangan emas dan galian C yang selama ini menjadi sumber perekonomian bagi masyarakat, kembali menjadi perhatian Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Benny Utama. Hal ini terkait dengan banyaknya penambangan tanpa izin (PETI) yang terus marak di sejumlah daerah.

Benny menegaskan pentingnya regulasi yang jelas agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas penambangan dengan aman dan bertanggung jawab.

Menurutnya, Pemerintah perlu memberikan izin usaha pertambangan kepada masyarakat yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita mendorong Pemerintah untuk mengeluarkan izin pertambangan rakyat selama memenuhi persyaratan. Dengan begitu, masyarakat bisa bekerja lebih aman, dampak lingkungan lebih terkendali, dan negara pun mendapatkan pemasukan untuk mendukung program-program pembangunan,” ujar Benny, Selasa (7/10/2025).

Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat II ini menambahkan pemberian izin usaha pertambangan semakin terbuka setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 yang merupakan perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Dalam undang-undang tersebut, Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) diprioritaskan untuk BUMN, BUMD, koperasi, UMKM, serta badan usaha yang dimiliki oleh organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

“Ini merupakan peluang besar bagi Koperasi Desa Merah Putih yang sedang dibentuk dan diperkuat oleh Pemerintah untuk menggerakkan perekonomian di pedesaan. Desa-desa yang memiliki potensi pertambangan bisa memanfaatkan koperasi sebagai unit bisnis. Karena itu, seleksi pengurus koperasi harus ketat untuk memastikan mereka memiliki visi bisnis yang jelas,” jelas Benny, yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Pasaman selama dua periode itu.

Benny menambahkan penyelesaian masalah penambangan ilegal tidak dapat hanya dilakukan melalui pendekatan hukum.

Selain penegakan hukum yang lemah, masalah sosial dan ekonomi masyarakat juga menjadi faktor penyebab maraknya PETI.

Baca Juga :  Pemko Padang Serahkan Bantuan Rp 182 Juta untuk Pedagang Pasar Payakumbuh Terdampak Kebakaran

“Kita perlu menyeimbangkan kepentingan masyarakat, negara, dan lingkungan. Oleh karena itu, mengintegrasikan masyarakat ke dalam skema penambangan yang legal menjadi sangat penting,” ujarnya.

Untuk itu, kata Benny, pemerintah daerah perlu meninjau kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ada, agar penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) tidak berbenturan dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku di masing-masing daerah.

Apabila perlu ada perubahan, hal tersebut harus dilakukan demi tata kelola pertambangan yang adil dan berkelanjutan.

“Menjadikan WPR sebagai izin pertambangan rakyat (IPR) adalah langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat serta mengurangi praktik penambangan ilegal,” tutupnya. (sus)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB