Berawal dari Masalah Tikus dan Kecoa, Produk Pengendali Hama Asal Bogor Kini Tembus Pasar Ekspor

Penulis -

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fifin Nashirotun Nisya memamerkan produknya dalam Campuspreneur Expo 2026 yang digelar Kemendag bersama IPB University di depan Auditorium Andi Hakim Nasution, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6). (Foto: Kemendag)

Fifin Nashirotun Nisya memamerkan produknya dalam Campuspreneur Expo 2026 yang digelar Kemendag bersama IPB University di depan Auditorium Andi Hakim Nasution, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6). (Foto: Kemendag)

Bogor, Javanusa—Keresahan menghadapi tikus, kecoa, dan kucing liar di teras rumah justru menjadi titik awal lahirnya bisnis yang kini menembus pasar internasional.

Melalui SanGreat Natural Indonesia, Fifin Nashirotun Nisya berhasil mengembangkan produk pengendali hama berbahan alami yang saat ini rutin diekspor ke sejumlah negara Asia Tenggara.

Berbagai produk pengendali hama berbahan alami dipamerkan dalam Campuspreneur Expo 2026 yang digelar Kementerian Perdagangan bersama IPB University di depan Auditorium Andi Hakim Nasution, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6).

Di antara peserta pameran, SanGreat Natural Indonesia menarik perhatian pengunjung dengan beragam produk untuk mengatasi gangguan tikus, kecoa, hingga kucing liar.

Selain itu, perusahaan tersebut juga mengembangkan produk pembersih rumah tangga, pewangi, dan perawatan diri berbahan alami.

Pendiri SanGreat Natural Indonesia, Fifin Nashirotun Nisya, hadir langsung di stan pameran dan berbagi kisah di balik lahirnya usaha yang kini berkembang pesat tersebut.

Berawal dari Keluhan Sehari-hari

Fifin mengatakan ide bisnis itu muncul dari persoalan yang ia alami sendiri di rumah. Saat itu, tikus, kecoa, dan kucing liar sering datang ke area teras rumahnya.

“Awalnya memang masalah pribadi. Dulu banyak tikus, kecoa, bahkan kucing liar sering datang ke teras rumah saya. Saya cari-cari produk pengusir kucing, tetapi waktu itu belum ada. Dari situ, kami terpikir untuk membuat sendiri. Kami mulai coba membuat produk awal berupa pengusir kucing,” ujar Fifin.

Eksperimen sederhana yang dimulai pada 2017 tersebut awalnya hanya bertujuan menyelesaikan masalah pribadi. Namun, respons dari teman dan kerabat membuatnya melihat peluang yang lebih besar.

“Ternyata, banyak teman yang membutuhkan produk seperti itu. Akhirnya, kami mulai membuat produk lainnya seperti pengusir tikus dan berbagai produk berbahan alami lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kota Padang, Warga Dievakuasi
Menawarkan Inovasi yang Berbeda

Melihat tingginya kebutuhan pasar, Fifin mulai memasarkan produknya melalui marketplace. Saat itu, produk pengendali hama berbahan alami masih tergolong langka di pasaran.

Salah satu inovasi yang dikembangkan SanGreat Natural Indonesia adalah produk berbentuk gel. Bentuk ini dinilai lebih praktis digunakan dan memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan produk semprot yang umum tersedia saat itu.

Perbedaan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu produknya diterima konsumen di berbagai daerah.

Rutin Ekspor ke Tiga Negara

Seiring berkembangnya usaha, pasar SanGreat Natural Indonesia tidak lagi terbatas di dalam negeri. Produk-produknya kini telah memasuki pasar ekspor dan dipasarkan secara rutin ke beberapa negara.

“Kami rutin ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Filipina. Kami juga beberapa kali mengikuti pameran di Shanghai dan Singapura,” ungkap Fifin.

Meski telah berhasil menembus pasar internasional, Fifin masih menargetkan ekspansi yang lebih luas pada masa mendatang.

“Harapannya, ekspor kami bisa lebih besar lagi dan menjangkau lebih banyak negara,” ujarnya.

Dukungan Kemendag Perkuat Daya Saing Produk

Perjalanan bisnis SanGreat Natural Indonesia juga mendapat dukungan dari berbagai program pengembangan usaha yang difasilitasi Kementerian Perdagangan.

Salah satu program yang diikuti adalah pendampingan sertifikasi halal untuk produk perawatan diri dan kosmetik. Sertifikasi tersebut menjadi faktor penting dalam memperluas akses pasar.

“Di 2025, kami akhirnya ikut program sertifikasi halal yang difasilitasi Kemendag. Alhamdulillah, sekarang semua produk kosmetik kami sudah bersertifikat halal. Semua udah ada label halalnya. Programnya sangat membantu, bermanfaat, dan prosesnya cepat,” jelas Fifin.

Kampus Jadi Sumber Inovasi Bisnis

Keikutsertaan Fifin dalam Campuspreneur Expo juga tidak terlepas dari kedekatannya dengan lingkungan akademik IPB University. Ia menilai kampus memiliki banyak inovasi yang berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Baca Juga :  Mensesneg: 16 Ribu Undangan Hadiri HUT ke-80 RI di Istana Merdeka

“Di kampus itu banyak inovasi. Ruang inovasinya sangat luas dan peluang untuk dikomersialkan juga besar. Karena itu saya tertarik bergabung di Campuspreneur,” tutur Fifin.

Kisah SanGreat Natural Indonesia menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu lahir dari laboratorium besar atau modal besar. Dalam banyak kasus, solusi atas masalah sederhana sehari-hari justru dapat berkembang menjadi bisnis yang mampu bersaing hingga pasar internasional. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB