Berkat Sekolah Rakyat, Keluarga Ini Tak Lagi Makan Nasi Berlauk Garam

Penulis -

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerima program Sekolah Rakyat Megawati menerima bantuan kewirausahaan berupa warung kelontong dan lainnya. (Foto: Kemensos)

Penerima program Sekolah Rakyat Megawati menerima bantuan kewirausahaan berupa warung kelontong dan lainnya. (Foto: Kemensos)

Barito Kuala, Javanusa—Program Sekolah Rakyat (SR) yang dijalankan pemerintah mulai memberikan dampak bagi keluarga kurang mampu di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Salah satu penerimanya adalah keluarga Megawati (43), orang tua siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 20 Banjarbaru.

Melalui program tersebut, keluarga Megawati menerima bantuan kewirausahaan berupa warung kelontong dan ternak ayam dari Sentra Budi Luhur Banjarbaru, unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Sosial. Bantuan diserahkan pada Senin (9/3/2026) untuk mendukung kemandirian ekonomi keluarga penerima.

Megawati tinggal bersama suaminya, Abdullah (50), dan sembilan anak mereka di Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, Barito Kuala.

Abdullah bekerja sebagai pencari ikan di pematang sawah dengan penghasilan sekitar Rp80 ribu per hari, yang sangat bergantung pada kondisi alam.

Menurut Megawati, penghasilan tersebut sering kali tidak mencukupi kebutuhan keluarga yang berjumlah 11 orang. Dalam beberapa kesempatan, keluarga mereka hanya mengonsumsi nasi dengan garam sebagai lauk.

Megawati sendiri juga bekerja sebagai buruh harian lepas membersihkan lahan sawah dengan upah sekitar Rp50 ribu per hari. Namun pekerjaan itu tidak tersedia setiap saat karena mengikuti musim tanam dan panen.

Keterbatasan ekonomi juga pernah membuat keluarga tersebut tidak dapat membeli pulsa listrik hingga rumah mereka tidak mendapatkan pasokan listrik selama tiga hari.

Melalui bantuan usaha kelontong yang diberikan, Megawati mulai menjalankan usaha kecil di rumahnya. Dalam beberapa hari pertama setelah menerima bantuan, ia mencatat pendapatan sekitar Rp400 ribu dari penjualan kebutuhan harian.

Pendapatan tersebut sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sementara sisanya diputar kembali sebagai modal usaha.

Selain usaha kelontong, keluarga Megawati juga menerima bantuan ternak ayam serta dukungan kebutuhan dasar dan nutrisi selama Ramadan.

Baca Juga :  Hasil Piala Dunia 2026: Ekuador Bangkit Kalahkan Jerman 2-1, Lolos ke Babak 32 Besar

Megawati mengatakan bantuan tersebut turut membantu keberlanjutan pendidikan anaknya, Kholemy Almu Dhatser (15), yang saat ini menempuh pendidikan di SRMP 20 Banjarbaru.

Sebelumnya, Kholemy sempat berhenti sekolah selama sekitar satu tahun karena keterbatasan biaya. Ia sempat bekerja serabutan, termasuk menjadi buruh angkut sawit, untuk membantu ekonomi keluarga.

Dengan mengikuti program Sekolah Rakyat, Kholemy kembali melanjutkan pendidikan. Program tersebut menyediakan akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memberikan dukungan sosial bagi keluarganya.

Bantuan kewirausahaan yang disalurkan Sentra Budi Luhur Banjarbaru menjadi bagian dari upaya Kementerian Sosial untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga siswa Sekolah Rakyat. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru