BGN Dorong Penguatan Peternakan untuk Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi Nasional

Penulis -

Senin, 30 Maret 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya. (Biro Hukum dan Humas BGN)

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya. (Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong penguatan sektor peternakan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Upaya ini dinilai berperan dalam meningkatkan produksi pangan sekaligus membuka lapangan kerja di sepanjang rantai pasok.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menyampaikan pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan berkontribusi terhadap peningkatan permintaan produk pangan berkualitas serta mendukung program pemenuhan gizi nasional.

“Peningkatan permintaan terhadap produk pertanian, peternakan, dan perikanan berkualitas berdampak pada penciptaan lapangan kerja di sepanjang rantai pasok pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan merupakan bagian penting dalam keberhasilan program pemenuhan gizi,” ujar Sony.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama Food and Agriculture Organization pada Sabtu (28/3).

Data dari International Dairy Federation (IDF) tahun 2023 menunjukkan lebih dari 160 juta anak di dunia telah memperoleh manfaat dari program susu sekolah (School Milk).

Program ini umumnya dijalankan melalui skema makan di sekolah (School Meals Program) yang menyasar anak-anak sebagai kelompok utama penerima manfaat.

Data tersebut menunjukkan peran sektor peternakan, khususnya komoditas susu, dalam mendukung perbaikan gizi masyarakat.

Di Indonesia, struktur usaha peternakan sapi perah masih didominasi peternak skala kecil hingga menengah dengan kepemilikan kurang dari 10 ekor sapi.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan akses terhadap bibit unggul, pakan berkualitas, serta teknologi dan pengetahuan pengelolaan peternakan.

Pada saat yang sama, industri pengolahan susu skala besar menghadapi tuntutan untuk menjaga kualitas produk sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku dari peternak lokal.

Baca Juga :  Pemko Padang Buka 4.899 Formasi PPPK 2024

Sony menyatakan penguatan sektor peternakan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi nasional.

Ia menambahkan, penguatan ekosistem peternakan sapi perah berpotensi meningkatkan produksi susu nasional serta mendukung kesejahteraan peternak.

“Kami melihat bahwa penguatan ekosistem peternakan, khususnya sapi perah, tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi susu nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan peternak. Hal ini menjadi kunci dalam memastikan ketersediaan pangan bergizi yang berkelanjutan,” ujarnya.

BGN juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi industri peternakan yang berkelanjutan.

Dukungan terhadap peternak lokal dinilai perlu mencakup akses teknologi, pembiayaan, serta pendampingan.

“Pemerintah terus mendorong efisiensi dan standardisasi kualitas. Namun, pada saat yang sama, perlu dipastikan bahwa peternak lokal mendapatkan dukungan, baik dari sisi akses teknologi, pembiayaan, maupun pendampingan. Dengan demikian, rantai pasok dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan,” kata Sony. (*/red)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB