BGN Prioritaskan Program MBG di Daerah Stunting Tinggi, Data Kemenkes Jadi Acuan

Penulis -

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Sudaryono. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala BGN, Sudaryono. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah akan memfokuskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke daerah dengan prevalensi stunting tinggi.

Langkah ini agar intervensi gizi lebih tepat sasaran dan mampu mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengatakan penentuan lokasi prioritas Program MBG mengacu pada data Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Saat ini, BGN masih melakukan sinkronisasi data sebelum program dijalankan secara lebih terarah.

“Sebagaimana saya sampaikan kemarin terkait daerah 3T, kami menyisir berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Sudah ada wilayahnya, provinsi mana, kabupaten mana, kecamatan mana, hingga desanya. Saat ini data tersebut sedang kami sinkronkan sehingga daerah yang menjadi prioritas dapat segera kami fokuskan, terutama wilayah yang memiliki angka stunting tinggi,” ujar pria yang akrab disapa Mas Dar.

Menurut Sudaryono, sinkronisasi data menjadi tahap penting agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar menyasar wilayah yang membutuhkan penanganan gizi secara mendesak.

Tidak Hanya Fokus pada Daerah 3T

Sudaryono menegaskan, prioritas program tidak terbatas pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pemerintah juga memasukkan daerah lain yang memiliki tingkat stunting tinggi ke dalam daftar sasaran.

Ia menjelaskan, sejumlah daerah di Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT) memang masih menjadi perhatian. Namun, hasil pendataan juga menunjukkan beberapa kabupaten di Pulau Sumatera dan Jawa memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi.

“3T ini sama dengan angka stuntingnya tinggi. Enggak hanya di Papua, tapi juga di NTT, di beberapa wilayah yang lain termasuk, ada beberapa temuan di beberapa kabupaten di Jawa ada yang memang angka stuntingnya cukup tinggi,” katanya.

Intervensi Gizi Tepat Sasaran

Melalui Program Makan Bergizi Gratis, BGN ingin memastikan bantuan gizi diterima kelompok yang paling membutuhkan. Sasaran utama program meliputi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di wilayah dengan angka stunting tinggi.

Baca Juga :  Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Pengunjung Festival Muaro Padang

Dengan pendekatan berbasis data, pemerintah berharap intervensi gizi dapat berlangsung lebih efektif sekaligus mempercepat upaya penanganan stunting sebagai salah satu persoalan kesehatan nasional. (*)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru