BGN Sasar 658.300 Guru untuk Perkuat Literasi Gizi MBG

Penulis -

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Sudaryono saat Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala BGN Sudaryono saat Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memperluas edukasi gizi dan keamanan pangan kepada guru untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu ditandai dengan Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru pada Rabu (12/8). Tahap awal program menyasar 658.300 guru dan tenaga kependidikan di tiga provinsi.

BGN mencatat 53.831 guru dan tenaga kependidikan menjadi sasaran di DKI Jakarta. Sementara itu, Jawa Barat menyumbang 492.944 sasaran dan Banten 111.525 orang.

Jika digabungkan, jumlah sasaran tahap awal mencapai 658.300 guru dan tenaga kependidikan. BGN selanjutnya akan memperluas cakupan program ke seluruh Indonesia.

Kepala BGN Sudaryono atau Mas Dar mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan edukasi gizi.

“Hari ini adalah kick-off. Di tahap awal ini kami menyasar 658.300 guru yang tersebar di DKI, Jawa Barat, dan Banten. Untuk kemudian nanti kami perlebar sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kami bisa menjangkau 3,5 juta guru yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Mas Dar.

Menurut Mas Dar, guru memiliki posisi penting dalam keberhasilan MBG. Mereka dapat membantu peserta didik memahami pentingnya pola makan bergizi dan kebiasaan hidup sehat.

Literasi Gizi Jadi Bagian Penting MBG

Mas Dar menegaskan, keberhasilan MBG tidak cukup hanya dengan menyediakan makanan bagi peserta didik. Program tersebut juga perlu berjalan bersama edukasi mengenai gizi.

“Bukan hanya kemudian menyediakan makan. Memang itu menjadi salah satu kegiatan kita yang paling besar, tapi sebetulnya tujuannya bukan hanya itu. Salah satunya adalah terkait literasi dan edukasi terkait gizi,” kata Mas Dar.

Karena itu, BGN melibatkan guru sebagai salah satu unsur penting dalam penyebaran pengetahuan tentang gizi di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  1.251 SPPG Disanksi BGN, 1.030 Disuspend karena Pelanggaran Standar MBG
Edukasi Dilanjutkan Melalui Webinar

Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mariman Darto mengatakan, kick-off tersebut menjadi langkah awal sebelum pelaksanaan webinar secara bertahap.

Webinar tersebut bertujuan memperluas jangkauan edukasi. Kegiatan itu juga diharapkan memberi manfaat lebih besar bagi peserta didik penerima MBG.

“Kick-off hari ini menjadi tahap awal yang selanjutnya akan diteruskan melalui webinar secara bertahap untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memberikan dampak yang lebih luas kepada peserta didik, penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis,” ucap Mariman.

Mariman menilai keberhasilan MBG tidak hanya bergantung pada ketersediaan makanan bergizi. Pemahaman tentang gizi seimbang, keamanan pangan, kebersihan, dan pola hidup sehat juga menjadi bagian penting.

Guru Berperan dalam Edukasi Gizi

Menurut Mariman, guru memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan sehat di lingkungan pendidikan. Guru juga dapat menjadi penghubung antara sekolah, peserta didik, orang tua, dan pihak terkait.

“Para guru memiliki peran strategis dalam mendampingi peserta didik, memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan keamanan pangan, menanamkan kebiasaan hidup bersih, serta bagaimana adab makan, sekaligus menjadi penghubung antara sekolah, peserta didik, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya,” jelas Mariman.

Melalui perluasan literasi gizi tersebut, BGN menargetkan edukasi tidak berhenti pada penyediaan makanan. Pengetahuan dan kebiasaan sehat diharapkan ikut tumbuh di lingkungan sekolah. (*)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru