BGN Tangguhkan 833 SPPG, Ratusan Pegawai Dijatuhi Sanksi

Penulis -

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan operasional 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi standar, serta menjatuhkan sanksi kepada ratusan pegawai yang diduga melakukan pelanggaran.

Langkah tegas tersebut diambil untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sekaligus menjaga integritas, kualitas layanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap program nasional tersebut.

Kebijakan itu diumumkan Kepala BGN, Sudaryono atau yang akrab disapa Pak Dar, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7).

Menurutnya, BGN menerapkan prinsip zero tolerance terhadap setiap bentuk pelanggaran. B

aik yang dilakukan pegawai internal maupun pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Program MBG.

“Hari ini kami mengumumkan langkah-langkah pembenahan yang telah kami lakukan. Kami menangguhkan 261 pegawai non-ASN yang diduga melakukan pelanggaran disiplin, memproses sembilan kasus pelanggaran berat yang melibatkan ASN dan PPPK, serta memberikan sanksi administratif terhadap 39 kasus pelanggaran ringan,” ujar Pak Dar.

Sanksi Diberikan kepada Pegawai yang Melanggar

Pak Dar menegaskan, tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen BGN dalam membangun penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis yang bersih, akuntabel, dan berintegritas.

Menurutnya, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang dapat mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, setiap dugaan pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Operasional 833 SPPG Ditangguhkan

Selain memberikan sanksi kepada pegawai, BGN juga menangguhkan operasional 833 SPPG yang dinilai belum memenuhi standar operasional.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 98 SPPG berada di Wilayah I (Sumatra), 311 SPPG di Wilayah II (Jawa dan Madura), serta 424 SPPG di Wilayah III.

Pak Dar menjelaskan, penangguhan dilakukan setelah ditemukan berbagai ketidaksesuaian. Mulai dari standar kebersihan dan sanitasi yang belum terpenuhi, kualitas makanan yang tidak sesuai ketentuan, hingga fasilitas pendukung seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang belum memenuhi persyaratan.

Baca Juga :  Wujudkan Generasi Qurani, Pj Wako Padang Buka Lomba Cerdas Alquran 

“SPPG yang ditangguhkan benar-benar dihentikan operasionalnya sampai memenuhi standar yang telah ditetapkan. Berbeda dengan sebelumnya, dapur yang ditangguhkan tidak lagi menerima pembayaran. Ini adalah bentuk ketegasan kami dalam menjaga kualitas Program MBG,” tegasnya.

Pelayanan kepada Penerima Manfaat Tetap Berjalan

Meski menghentikan sementara operasional ratusan SPPG, BGN memastikan pelayanan kepada para penerima manfaat tetap berlangsung.

BGN telah menyiapkan mekanisme redistribusi layanan ke SPPG lain. Sehingga peserta didik tetap memperoleh makanan bergizi sesuai jadwal tanpa mengalami gangguan.

Pembenahan untuk Menjaga Kepercayaan Publik

Pak Dar menegaskan, seluruh proses pembenahan dilakukan untuk melindungi mayoritas mitra dan petugas SPPG yang selama ini bekerja dengan baik dan menjunjung tinggi integritas.

“Kami tidak ingin pelanggaran yang dilakukan oleh segelintir oknum merusak kepercayaan masyarakat terhadap ribuan mitra dan petugas yang selama ini bekerja secara jujur dan profesional. Yang bekerja baik akan kami apresiasi, sedangkan yang melanggar akan kami tindak tegas sesuai aturan,” ujarnya.

BGN menegaskan akan terus memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus meningkatkan standar operasional di seluruh SPPG.

Upaya tersebut untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara aman, berkualitas, transparan, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (*)

 

Berita Terkait

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB