BGN Tegaskan Program MBG Tidak Intervensi Pemberian Susu Formula Bayi

Penulis -

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BGN menegaskan program MBG tidak intervensi pemberian susu formula bayi. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

BGN menegaskan program MBG tidak intervensi pemberian susu formula bayi. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan narasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membagikan susu formula bayi secara massal perlu diluruskan.

Ia menjelaskan kebijakan BGN mengacu pada prinsip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta aturan nasional. Kebijakan ini juga melindungi pemberian ASI eksklusif bagi bayi.

“Untuk bayi usia 0-6 bulan tidak ada intervensi formula bayi dalam Program MBG. Oleh karena itu, MBG tidak menyediakan opsi sama sekali untuk formula bayi,” tegas Dadan di Jakarta, Jumat (22/5).

Selain itu, kebijakan tersebut mengikuti Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023. BGN juga mengacu pada PP Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan serta rekomendasi WHO terkait ASI eksklusif.

Penggunaan Produk Susu pada Kondisi Tertentu

Dadan menjelaskan produk seperti formula lanjutan bayi 6-12 bulan, formula pertumbuhan usia 12-36 bulan, serta minuman ibu hamil dan menyusui tetap legal.

Namun, penggunaan produk tersebut hanya berlaku sebagai intervensi gizi tertentu dalam Program MBG.
Tenaga kesehatan atau dokter harus menetapkan kriteria teknis dan indikasi medis secara ketat.

“Artinya bukan untuk pengganti ASI, bukan untuk dibagikan bebas atau massal, bukan untuk promosi industri susu, dan hanya diberikan pada kasus tertentu serta waktu tertentu sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Fokus Program MBG pada Gizi dan ASI Eksklusif

Dadan menegaskan Program MBG tetap fokus pada pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjaga perlindungan ASI eksklusif serta penyaluran intervensi sesuai kondisi medis.

Selain itu, BGN menjelaskan Surat Edaran (SE) Kepala BGN Nomor 10 Tahun 2026 mengatur pemberian susu bagi peserta didik.

Aturan ini mencakup jenjang TK/PAUD hingga SMA/MA sederajat. SE tersebut tidak mengatur susu untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui atau kelompok 3B.

Baca Juga :  Golkar Resmi Usung Gibran Jadi Cawapres Prabowo
Petunjuk Teknis dan Revisi Kebijakan

Sementara itu, SK Kepala BGN Nomor 63426.2 Tahun 2026 mengatur spesifikasi, kandungan gizi, serta distribusi susu.
Ketentuan ini mencakup balita non-PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Adapun pedoman teknis intervensi gizi masih dalam tahap revisi bersama. BGN melibatkan Kementerian Kesehatan, BKKBN, BPOM, dan Bappenas dalam proses tersebut.

Dadan menjelaskan revisi ini bertujuan mencegah multitafsir di masyarakat. BGN juga memastikan aturan tetap selaras dan jelas.

Apresiasi dan Penyempurnaan Kebijakan

BGN mengapresiasi masyarakat dan tenaga kesehatan yang memberi perhatian terhadap Program MBG.
Masukan publik menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan kebijakan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kepedulian masyarakat terhadap Program MBG. Seluruh aspirasi yang berkembang menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan agar kebijakan yang dijalankan tetap berpihak pada kepentingan kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru