Javanusa.com—BMKG Stasiun Minangkabau mengingatkan masyarakat Sumatera Barat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Senin (6/7/2026).
Sejumlah daerah diperkirakan mengalami peningkatan intensitas hujan yang berpotensi memicu banjir, genangan, dan tanah longsor.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Sumatera Barat pada Senin (6/7/2026) pukul 08.40 WIB.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menjelaskan kondisi atmosfer di Sumatera Barat diperkirakan berubah sepanjang hari, mulai dari cerah, berawan, hingga hujan dengan intensitas ringan sampai sangat lebat di sejumlah wilayah.
Informasi tersebut menjadi acuan bagi masyarakat dan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas maupun meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.
Prakiraan Cuaca dari Pagi hingga Dini Hari
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumatera Barat diperkirakan menikmati cuaca cerah hingga cerah berawan. Meski begitu, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun di Kabupaten Pesisir Selatan dan Sijunjung.
Memasuki siang hingga sore, tutupan awan diprediksi semakin dominan. BMKG memperkirakan hujan ringan terjadi di sejumlah daerah, sementara Padang Pariaman dan Pesisir Selatan berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi berawan masih mendominasi pada malam hari. Hujan ringan diprakirakan melanda Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Selanjutnya, pada dini hari, cuaca berawan diperkirakan tetap bertahan. Hujan ringan berpotensi turun di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, dan Kota Padang. Sementara itu, Agam, Padang Pariaman, dan Pariaman diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat.
Suhu Udara dan Kecepatan Angin
BMKG memperkirakan suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 18 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara diprediksi mencapai 68 sampai 98 persen.
Sementara itu, angin bertiup dari arah Tenggara menuju Barat Daya dengan kecepatan sekitar 4 hingga 28 kilometer per jam.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Selain prakiraan harian, BMKG Minangkabau juga mengeluarkan peringatan dini bagi sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan berintensitas tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat khususnya di wilayah Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Agam, Pariaman dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat terjadi pada hari ini,” ujar Raafi Darojat, Prakirawan BMKG Minangkabau, dalam keterangan resminya, Senin (6/7/2026).
Menurut BMKG, hujan deras berpotensi memicu genangan, banjir, serta tanah longsor di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun melintasi daerah rawan bencana.
Masyarakat Diminta Rutin Memantau Informasi Cuaca
BMKG mengimbau masyarakat Sumatera Barat untuk terus mengikuti pembaruan prakiraan cuaca selama kondisi atmosfer masih berubah-ubah.
Informasi cuaca terbaru diterbitkan secara resmi oleh BMKG Minangkabau dan dapat diakses melalui kanal resmi BMKG. Pemantauan berkala penting dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat sebelum melakukan aktivitas maupun perjalanan. (*/red)






