Padang, Javanusa—Warga Kabupaten Pasaman Barat dan sejumlah wilayah di Sumatera Barat perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat pada Rabu (16/9/2026).
BMKG Minangkabau menetapkan peringatan dini harian berstatus siaga untuk Pasaman Barat dan wilayah sekitarnya. Informasi tersebut dirilis pada Rabu pagi pukul 09.15 WIB.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, mengatakan kondisi cuaca Sumatera Barat akan berubah sepanjang hari. Potensi hujan meningkat mulai siang hingga dini hari.
“Pagi hari kondisi cuaca diperkirakan cerah berawan hingga udara kabur. Namun memasuki siang, sore, malam, hingga dini hari, potensi hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di wilayah Pasaman Barat dan sekitarnya,” ujar Raafi, Rabu (16/9/2026).
Cuaca Sumbar Berubah dari Pagi hingga Sore
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumatera Barat diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga udara kabur.
Memasuki siang dan sore, tutupan awan diperkirakan meningkat. Kondisi berawan dan udara kabur berpotensi muncul di sejumlah daerah.
Selain Pasaman Barat, beberapa wilayah juga berpeluang mengalami hujan ringan. Daerah tersebut meliputi Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, dan Pasaman.
Pasaman Barat Kembali Berpotensi Hujan Lebat pada Malam Hari
Potensi hujan sedang hingga lebat masih menjadi perhatian BMKG saat malam hari. Pasaman Barat dan wilayah sekitarnya kembali masuk dalam area yang perlu diwaspadai.
Sementara itu, hujan ringan berpeluang mengguyur Padang, Pesisir Selatan, dan Pasaman. Kondisi berawan serta udara kabur juga masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Situasi serupa diperkirakan berlanjut hingga dini hari. Pasaman Barat tetap memiliki peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Pada periode tersebut, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Agam, Padang Pariaman, Padang, dan Pesisir Selatan.
Suhu Sumbar Berkisar 16-33 Derajat Celsius
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 16 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara diperkirakan mencapai 65 hingga 98 persen.
Sementara itu, angin bergerak dari arah tenggara menuju barat daya. Kecepatannya berkisar 4 hingga 28 kilometer per jam.
Kondisi atmosfer tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan masyarakat. BMKG mengimbau warga mengikuti perkembangan prakiraan cuaca melalui kanal informasi resmi.
Masyarakat dapat memperoleh pembaruan informasi cuaca melalui situs resmi BMKG. (*)






