BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Penulis -

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi banjir rob. (Foto: Pexels)

Ilustrasi banjir rob. (Foto: Pexels)

Padang, Javanusa—Warga di sejumlah kawasan pesisir Sumatera Barat dan Kepulauan Mentawai diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob pada 9–12 Oktober 2026.

BMKG Maritim Teluk Bayur memperkirakan kenaikan muka air laut maksimum mencapai 1,3 hingga 1,5 meter selama periode tersebut. Kondisi ini berpotensi memicu luapan air laut, terutama saat pasang tertinggi pada malam hari.

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengatakan potensi banjir rob berkaitan dengan fase bulan baru atau new moon yang berlangsung pada 10 Oktober 2026.

Menurut dia, fase astronomi tersebut secara alami dapat meningkatkan ketinggian pasang air laut di wilayah perairan Sumatera Barat dan sekitarnya.

Pasang Tertinggi Diperkirakan Malam Hari

Berdasarkan analisis BMKG terhadap kondisi pesisir, pasang maksimum diprakirakan mencapai 1,3–1,5 meter.

Puncak kenaikan muka air laut tersebut berpotensi terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 WIB.

Situasi itu juga beriringan dengan potensi hujan berintensitas ringan hingga sedang di perairan Sumatera Barat dan Kepulauan Mentawai.

BMKG turut memperkirakan hujan tersebut berpeluang disertai angin kencang selama periode 9–12 Oktober 2026.

Di kawasan pesisir, kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 2–15 knot. Sementara itu, tinggi gelombang laut berkisar antara 0,50 hingga 1,50 meter.

Enam Wilayah Pesisir Berpotensi Terdampak

BMKG mencatat enam wilayah yang berpotensi mengalami dampak luapan air laut akibat kondisi pasang tersebut.

Wilayah itu mencakup pesisir Pasaman Barat, Agam, Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta Kepulauan Mentawai.

Meski terdapat potensi luapan air laut, BMKG mengategorikan skala dampak fenomena tersebut pada tingkat ringan.

Karena itu, masyarakat tidak perlu panik menghadapi potensi banjir rob tersebut. Namun, warga yang tinggal dan beraktivitas di sekitar pantai tetap perlu memperhatikan perkembangan kondisi laut.

Baca Juga :  Pasar Murah Ringankan Beban Ekonomi Warga di Tengah Kenaikan Harga

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan luapan air laut secara berkala selama periode 9–12 Oktober 2026. (*)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru