Padang, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat, Minggu (26/7/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan atmosfer terbaru, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan turun di beberapa daerah mulai siang hingga sore.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menjelaskan kondisi cuaca pada pagi hari masih didominasi cerah berawan hingga berawan. Namun, perkembangan awan hujan diperkirakan meningkat seiring bertambahnya aktivitas atmosfer pada pertengahan hari.
“Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi di wilayah Pasaman Barat, Agam, Pasaman, Lima Puluh Kota, dan sekitarnya,” ujar Raafi Darojat dalam keterangan resminya.
Belasan Daerah Berpotensi Diguyur Hujan
Selain wilayah yang masuk dalam peringatan dini, BMKG juga memprakirakan hujan ringan berpeluang terjadi di sejumlah daerah lain pada periode siang hingga sore.
Wilayah tersebut meliputi Kepulauan Mentawai, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, hingga Dharmasraya.
Memasuki malam hari, intensitas hujan diperkirakan mulai berkurang dengan kondisi cuaca didominasi langit berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi terjadi di beberapa lokasi, terutama Pasaman Barat dan Dharmasraya.
Sementara itu, pada dini hari cuaca diprakirakan kembali relatif stabil dengan kondisi cerah berawan hingga berawan.
Suhu Capai 31 Derajat Celsius
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 17 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara diprakirakan mencapai 70 hingga 99 persen.
Adapun angin bertiup dari arah selatan menuju barat laut dengan kecepatan sekitar 4 hingga 24 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan maupun tinggal di kawasan rawan bencana hidrometeorologi, agar tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.
Masyarakat juga disarankan memantau informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca Sumatera Barat melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas dan mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem. (*)






