Pessel, Javanusa—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (20/1/2025).
Kunjungan ini untuk meninjau kesiapan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor. Kunjungan tersebut dipimpin Sekretaris Utama BNPB, Rustian didampingi Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim
Dalam agenda tersebut, rombongan BNPB dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pessel meninjau huntara yang telah dibangun di Nagari Puluik Puluik. Sekaligus melihat rencana lokasi pembangunan Huntara tambahan di Nagari Taratak Baru, Kecamatan Bayang Utara.
Peninjauan untuk memastikan kondisi fisik bangunan huntara, ketersediaan sarana pendukung, serta akses lingkungan sekitar agar huntara yang disiapkan benar-benar layak dan aman ditempati oleh warga terdampak bencana.
Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menyampaikan kehadiran BNPB di lapangan bertujuan memastikan seluruh tahapan penanganan pascabencana berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan huntara memenuhi standar kelayakan, aman bagi penghuni, dan mampu mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana,” ujar Rustian.
Selain meninjau huntara yang telah dibangun, BNPB juga mengevaluasi kesiapan lahan rencana pembangunan huntara baru di Nagari Taratak Baru, termasuk aspek teknis, keamanan lokasi, serta dukungan infrastruktur dasar.
Menurut Rustian, percepatan pembangunan hunian sementara menjadi salah satu prioritas utama agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama berada dalam kondisi darurat.
“Hunian sementara merupakan jembatan menuju pemulihan. Karena itu, kesiapan sarana dan prasarana harus dipastikan sejak awal,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BNPB RI yang terus mengawal proses penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah Pesisir Selatan, khususnya di Kecamatan Bayang Utara.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan BNPB dan kementerian terkait agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta memberikan kepastian hunian yang layak bagi masyarakat terdampak di Bayang Utara. (naurah)






