BPBD Padang dan Prodi Teknik Pertambangan UNP Perkuat Kesiapsiagaan Warga Seberang Palinggam Hadapi Ancaman Tanah Longsor

Penulis -

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Padang bersama Prodi Teknik Pertambangan UNP menggelar kegiatan Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana Tanah Longsor bagi masyarakat Kelurahan Seberang Palinggam, Sabtu (1/8/2026). (Foto: BPBD Padang)

BPBD Padang bersama Prodi Teknik Pertambangan UNP menggelar kegiatan Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana Tanah Longsor bagi masyarakat Kelurahan Seberang Palinggam, Sabtu (1/8/2026). (Foto: BPBD Padang)

Padang, Javanusa—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar kegiatan Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana Tanah Longsor bagi masyarakat Kelurahan Seberang Palinggam, Sabtu (1/8/2026), bertempat di Hotel HW Padang.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai risiko tanah longsor sekaligus meningkatkan kemampuan warga dalam menghadapi potensi bencana.

Langkah tersebut penting karena Kota Padang termasuk wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, termasuk longsor.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, S.T., M.T. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tanah longsor merupakan pergerakan massa tanah atau batuan pada lereng yang dipengaruhi berbagai faktor.

Menurutnya, curah hujan yang tinggi, gempa bumi, kondisi lereng yang curam, hingga aktivitas manusia seperti penggundulan hutan dan pemotongan lereng menjadi penyebab utama meningkatnya potensi longsor.

Kenali Tanda Awal Longsor

Selain menjelaskan penyebab bencana, Hendri juga mengingatkan masyarakat agar lebih peka terhadap tanda-tanda awal longsor.

Beberapa indikator yang perlu diwaspadai antara lain munculnya retakan pada permukaan tanah, perubahan kondisi lereng, serta hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung terus-menerus.

Pemahaman terhadap gejala tersebut diharapkan membantu warga mengambil langkah lebih cepat sebelum bencana terjadi sehingga risiko korban dapat ditekan.

Mitigasi dan Langkah Penyelamatan

Dalam sosialisasi itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai upaya mitigasi serta prosedur penyelamatan sebelum, saat, dan setelah terjadi tanah longsor.

BPBD Padang mengimbau masyarakat menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat mengurangi kestabilan lereng.

Apabila terjadi longsor, warga diminta segera melakukan evakuasi ke lokasi yang aman serta melaporkan kejadian kepada BPBD atau melalui layanan Padang Command Center 112.

Baca Juga :  Andre Rosiade dan Bupati Annisa Penuhi Janji, Apresiasi Lulu Athul Faudah Paskibraka Nasional Asal Dharmasraya
Perkuat Budaya Sadar Bencana

Kolaborasi antara BPBD Padang, Program Studi Teknik Pertambangan UNP, dan masyarakat diharapkan mampu membangun budaya sadar bencana yang lebih kuat.

Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas warga dalam mengurangi risiko tanah longsor.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin siap menghadapi ancaman longsor sehingga dampak berupa korban jiwa maupun kerugian material dapat diminimalkan. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru