Padang, Javanusa—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang akan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Bencana Kota Padang pada 28–29 Juli 2026 di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang.
Kegiatan ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana di Kota Padang.
Melalui surat bernomor 300.2.3/80/BPBD-Pdg tertanggal 26 Juli 2026, BPBD Kota Padang meminta setiap Kepala OPD untuk menugaskan personel yang telah ditetapkan sebagai peserta workshop.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan penyusunan Rencana Kontinjensi merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh unsur pemerintah memiliki pedoman yang sama dalam menghadapi keadaan darurat.
“Rencana Kontinjensi merupakan dokumen penting yang disusun secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan. Melalui workshop ini, kita ingin menyatukan persepsi, memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing instansi. Sehingga ketika terjadi bencana, seluruh unsur dapat bergerak cepat, terkoordinasi, dan efektif dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Hendri Zulviton.
Workshop ini juga akan menjadi wadah untuk menyempurnakan dokumen Rencana Kontinjensi Bencana Kota Padang agar selaras dengan perkembangan kondisi wilayah, potensi risiko, serta kapasitas sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah.
Ia menambahkan, Kota Padang memiliki berbagai potensi ancaman bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.
Oleh karena itu, kesiapan seluruh OPD harus terus ditingkatkan melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor.
Workshop ini juga diikuti TNI, Polri, organisasi kebencanaan, FKSB, ORARI, PMI, BMKG, Basarnas
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BPBD Kota Padang berharap koordinasi antarinstansi semakin kuat. Sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terintegrasi demi mewujudkan Kota Padang yang tangguh terhadap bencana. (*)






