BPBD Pessel Inisiasi Kolaborasi Lintas OPD untuk Penyusunan Dokumen RPB 2025–2030

Penulis -

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdakab Pessel, Evafauza Yuliasman, SE, MSi, Datuak Tigo Lareh. (Foto: Dok. Evafauza)

Sekdakab Pessel, Evafauza Yuliasman, SE, MSi, Datuak Tigo Lareh. (Foto: Dok. Evafauza)

Pessel, Javanusa—Untuk memperkuat perencanaan kebencanaan yang terpadu dan berbasis data, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menginisiasi kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) tahun 2025–2030.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara daring Kamis (30/10/2025) besok dari Ruang Video Conference (Vicon) Painan Convention Centre (PCC).

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Pessel, Evafauza Yuliasman, SE, MSi, Datuak Tigo Lareh, menyampaikan penyusunan dokumen RPB merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan dan tata kelola kebencanaan di daerah.

“Dokumen ini bukan sekadar laporan administratif, melainkan panduan strategis yang mengintegrasikan upaya pencegahan, mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca bencana di seluruh wilayah Pesisir Selatan,” ujarnya ketika dihubungi media ini, Rabu (29/10).

Ia menjelaskan, RPB menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Lebih lanjut, Evafauza menekankan pentingnya partisipasi seluruh OPD dalam proses penyusunan dokumen tersebut.

“Kesiapsiagaan bukan hanya tugas BPBD, melainkan tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas sektor akan memperkuat fondasi Pesisir Selatan sebagai daerah yang tangguh terhadap bencana,” ungkapnya.

Rapat koordinasi ini melibatkan sejumlah OPD dan instansi vertikal, di antaranya Bappeda, Dinas PUTR, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial PPr dan PA, Dinas Komunikasi dan Informatika, Polres Pesisir Selatan, Kodim 0311, serta Basarnas.

Melalui sinergi lintas sektor ini, setiap lembaga diharapkan dapat memahami perannya dalam siklus penanggulangan bencana, mulai dari tahap pencegahan hingga pemulihan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pessel, Yuskardi, ketika dihubungi menjelaskan, penyusunan Dokumen RPB 2025–2030 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem kebencanaan yang lebih terencana dan berkesinambungan.

Baca Juga :  Wawako Allex Tinjau dan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Manggis

“RPB akan menjadi acuan utama dalam integrasi program pengurangan risiko bencana di setiap sektor pembangunan daerah. Kita ingin memastikan setiap kebijakan pembangunan sudah mempertimbangkan aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan,” terang Yuskardi.

Ia juga menambahkan, keberhasilan penyusunan dokumen ini sangat bergantung pada kualitas data dan keterlibatan aktif seluruh pihak.

“BPBD tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan masukan dan validasi data dari setiap OPD serta lembaga teknis lainnya agar dokumen yang dihasilkan benar-benar representatif dan dapat diimplementasikan secara efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pesisir Selatan dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat kerentanan bencana tertinggi di Provinsi Sumatera Barat.

Letaknya yang membentang di sepanjang pantai barat Sumatera dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, menjadikan daerah ini rawan terhadap gempa bumi dan tsunami. Sementara itu, kondisi geografis yang bergunung dan berlembah menimbulkan risiko banjir bandang, tanah longsor, dan abrasi pantai, terutama di wilayah bagian selatan dan tengah.

Dalam lima tahun terakhir, BPBD mencatat berbagai kejadian bencana hidrometeorologi yang berulang di Kecamatan Koto XI Tarusan, Sutera, Lengayang, dan Batang Kapas.

“Peristiwa tersebut menimbulkan kerusakan infrastruktur serta mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Selain itu, kekeringan musiman mulai dirasakan di beberapa wilayah utara akibat perubahan iklim yang memengaruhi pola curah hujan,” jelasnya.

Melalui penyusunan RPB 2025–2030 itu, BPBD menargetkan terbentuknya dokumen perencanaan kebencanaan yang berbasis risiko, terukur, dan partisipatif.

Dokumen tersebut juga akan menjadi dasar penguatan sistem peringatan dini, peningkatan kapasitas masyarakat, dan optimalisasi sumber daya dalam penanganan bencana.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap langkah penanggulangan bencana di Pesisir Selatan memiliki arah yang jelas, terukur, dan selaras dengan kebijakan pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga :  Gladi Kesiapsiagaan Bencana Sumbar 2026 Digelar di Pariaman, Simulasi Tsunami Berlanjut Besok

Pemkab Pessel berkomitmen menjadikan penyusunan RPB 2025–2030 sebagai momentum penting dalam memperkuat tata kelola kebencanaan yang tangguh terhadap perubahan iklim.

“Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat respons bencana, memperkuat kesiapsiagaan daerah, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk hidup lebih siaga dan adaptif terhadap potensi bencana di masa depan,” tutupnya. (niks)

Berita Terkait

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat
Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah
Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB