Breaking News: Ustad Yahya Waloni Meninggal Usai Khutbah Jumat di Makassar

Penulis -

Jumat, 6 Juni 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustad Dr H M Yahya Yopie Waloni. (Foto: Ist)

Ustad Dr H M Yahya Yopie Waloni. (Foto: Ist)

Makassar, Javanusa—Ustad Dr. H. M. Yahya Yopie Waloni S.Th., M.Th. (55) meninggal dunia usai memimpin khutbah Jumat di Masjid Darul Falah, Jalan Aroepala, Minasa Upa, Kelurahan Gunung Sari, Rappocini, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025) siang.

Menurut Yusran Uccang (43), warga Minasa Upa, Ustad Yahya Waloni tiba-tiba jatuh dan lemas setelah khutbah kedua.

“Usai khutbah kedua, beliau jatuh dan langsung lemas,” ujar Yusran.

Shalat Jumat sempat tertunda. Jamaah kemudian membawa Ustad Yahya Waloni ke RS Bahagia Minasa Upa yang berjarak sekitar 100 meter dari masjid.

Kabar meninggalnya Ustad Yahya langsung menghebohkan warga sekitar, terlebih masih dalam suasana Idul Adha.

Profil Singkat Ustad Yahya Waloni

Yahya Waloni lahir di Minahasa, Manado, pada 30 November 1970. Ia dikenal sebagai pendakwah yang sebelumnya menganut agama Kristen.

Pernah tercatat sebagai pemuka agama di Badan Pengelola Am Sinode GKI Tanah Papua Wilayah VI Sorong-Kaimana, Yahya kemudian menjadi rektor Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer Sorong pada 1997–2004.

Pada 2006, ia memutuskan pindah ke Tolitoli dan mengikrarkan syahadat di hadapan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.

Ustad Yahya Waloni juga pernah mengajar sebagai dosen di Universitas Balikpapan (Uniba).

Namun, pada 2021, Ustad Yahya Waloni sempat berurusan dengan hukum terkait ujaran kebencian bernuansa SARA.

Ia ditangkap di rumahnya di Cibubur, Jakarta Timur, pada 26 Agustus 2021.

Ceramahnya yang menyebut injil sebagai fiktif menjadi pemicu laporan hukum tersebut. Ia dijerat Undang-undang ITE dan pasal 156a KUHP. (*/red)

Sumber: Tribun-Timur.com

Baca Juga :  Stok Kebutuhan Pokok di Payakumbuh Aman Jelang Nataru

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:42 WIB

BMKG Minangkabau: Waspada Hujan Lebat di Pesisir Selatan dan Sejumlah Wilayah Sumbar Hari Ini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 7 Oktober: Hujan Lebat Berpotensi Meluas hingga Malam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 6 Oktober 2026: Pasaman Barat, Agam dan Pasaman Berpotensi Hujan Lebat

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar Hari Ini, Warga Diminta Waspada

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 4 Oktober 2026: Pesisir Selatan Waspada Hujan Sangat Lebat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 3 Oktober 2026, Agam Siaga Hujan Lebat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Gelombang hingga 2,5 Meter di Perairan Sumbar 3-6 Oktober 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar Hari Ini

Berita Terbaru