Padang Panjang, Javanusa—Brimob Polri memastikan dukungan pengamanan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) Jembatan Kembar Padang Panjang guna mempercepat pemulihan akses jalan pascabanjir bandang.
Hal itu disampaikan Kabaglog Rorenminops Korps Brimob Polri, Kombes Pol Christiyanto Goetomo saat meninjau rehab rekon Jembatan Kembar Padang Panjang, Rabu (11/2/2026). Kehadiran rombongan disambut Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra.
Selain Jembatan Kembar, tim juga meninjau kerusakan akses jalan di kawasan Malibo yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang. Peninjauan ini menjadi bagian dari pemetaan kebutuhan dukungan pengamanan di lapangan.
Sebelumnya, Brimob juga mengecek pembangunan jembatan Bailey di Palembayan yang dikerjakan personel Satbrimob Polda Sumbar. Pemeriksaan mencakup kesiapan peralatan dan dukungan batalyon.
Brimob Siap Turunkan Personel Pengamanan
Kombes Pol Christiyanto mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan pengamanan jika dibutuhkan selama proses rehab rekon berlangsung. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran pekerjaan dan keselamatan area proyek.
“Di Jembatan Kembar ini kami melihat langsung kondisi lapangan. Apabila dalam proses pengerjaan diperlukan dukungan pengamanan, Brimob siap membantu,” ujarnya.
Menurut dia, percepatan perbaikan jalur menjadi krusial karena kawasan tersebut termasuk lintasan strategis mobilitas masyarakat. Volume kendaraan diperkirakan meningkat saat Ramadan dan Lebaran.
“Kita berharap saat Lebaran nanti jalur ini sudah terbuka, sehingga arus lalu lintas berjalan lancar dan aman,” tegasnya.
Apresiasi Dukungan Brimob
Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra menyampaikan apresiasi atas dukungan Brimob Polri dalam percepatan pemulihan infrastruktur. Ia menilai kehadiran unsur pengamanan memberi dampak positif terhadap progres pekerjaan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungannya. Kehadiran dan kesiapan pengamanan ini menjadi dorongan moril agar proses rehab rekon berjalan optimal dan tepat waktu,” kata Allex.
Pemko Padang Panjang juga memperkuat koordinasi dengan TNI-Polri dan instansi teknis untuk memastikan proyek berjalan sesuai target. Fokus utama saat ini adalah membuka kembali konektivitas jalur kawasan Lembah Anai. (*/red)






