Buka Latsar Manajemen Bencana, Fadly Amran Fadly Amran Dorong KSB Makin Sigap

Penulis -

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran membuka Pelatihan Dasar Manajemen Bencana yang digelar BPBD Padang di Convention Hall Bukit Lampu, Senin (21/9/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran membuka Pelatihan Dasar Manajemen Bencana yang digelar BPBD Padang di Convention Hall Bukit Lampu, Senin (21/9/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Sebanyak 60 anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Padang Timur mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) Manajemen Bencana Tahun 2026 di Convention Hall Bukit Lampu, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Para peserta mendapat pembekalan mengenai langkah awal penanganan bencana. Mereka juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan mitigasi, koordinasi, dan respons saat kondisi darurat.

KSB Didorong Jadi Penggerak Kesiapsiagaan

Wali Kota Padang Fadly Amran dalam sambutannya mengatakan KSB memiliki posisi penting dalam sistem penanggulangan bencana di Kota Padang.

Relawan di tingkat masyarakat dapat menjadi unsur pertama yang bergerak ketika bencana terjadi.

Menurut Fadly, kondisi geografis dan lingkungan Kota Padang menghadirkan berbagai potensi ancaman. Risiko tersebut mencakup gempa bumi, hujan ekstrem, banjir, banjir bandang, longsor, hingga angin puting beliung.

“Kota Padang ini memiliki berbagai jenis bencana seperti gempa bumi, hujan ekstrem, banjir, banjir bandang, longsor, dan angin puting beliung. Ketika nanti terjadi suatu bencana, harus terpetakan dengan baik siapa, di mana, dan bagaimana penanganan pertama harus diberikan dan dilakukan,” ujar Fadly.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius. Menurutnya, kesiapsiagaan membutuhkan ketelitian dalam mengenali risiko sekaligus menjalankan langkah mitigasi sebelum bencana terjadi.

“Kita harus betul-betul meningkatkan kesiapsiagaan dan kesigapan kita dalam menghadapi bencana, karena ini sesuai dengan program unggulan kita yaitu Padang Sigap. Maka dari itu, amanah yang kita pegang dalam pelatihan ini harus betul-betul dijalankan dengan baik,” tuturnya.

Fadly Apresiasi Dukungan Pokir DPRD

Dalam kesempatan tersebut, Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim. Dukungan Helmi melalui Dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) turut mendukung pelaksanaan program peningkatan kapasitas masyarakat tersebut.

Baca Juga :  Pemko Padang Serahkan Bantuan Rp 182 Juta untuk Pedagang Pasar Payakumbuh Terdampak Kebakaran

Fadly menilai dukungan berbagai pihak penting untuk memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu unsur dalam membangun ketahanan daerah.

Helmi Moesim mengatakan KSB merupakan mitra pemerintah dalam mitigasi dan penanggulangan bencana. Karena itu, peningkatan kapasitas relawan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Pemerintah kota memandang KSB sebagai mitra pemerintah dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Karena itu, kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kapasitas, membangun koordinasi, serta memperkuat peran KSB di tengah masyarakat,” kata Helmi.

Pelatihan Berlangsung Lima Hari

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan pelatihan berlangsung selama lima hari. Kegiatan dimulai pada 21 September dan berakhir pada 25 September 2026.

BPBD menyiapkan pelatihan tersebut untuk membentuk anggota KSB yang tangguh, responsif, dan mampu bekerja secara terorganisir hingga tingkat kelurahan.

“Pelatihan ini diadakan selama lima hari, sampai dengan 25 September 2026 mendatang. Peserta pelatihan ini ditujukan kepada KSB yang memiliki potensi menjadi pengajar atau trainer dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, sebanyak 60 orang peserta,” ujar Hendri.

Selain keterampilan teknis, peserta mendapat penguatan mengenai koordinasi dan respons dalam situasi darurat. BPBD berharap anggota KSB dapat meneruskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Dengan pola tersebut, KSB tidak hanya berperan sebagai relawan ketika bencana terjadi. Mereka juga diharapkan menjadi penggerak edukasi dan kesiapsiagaan bencana di tingkat masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat Medi Iswandi dan Camat Padang Selatan Aidil Zulhani. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru