Bukan Sekadar Pertunjukan Musik, Ini yang Dipersoalkan MUI soal Andrea Bocelli

Penulis -

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim. (Foto: Irma/ MUI Digital)

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim. (Foto: Irma/ MUI Digital)

Jakarta, Javanusa—Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia.

Penolakan tersebut berkaitan dengan informasi mengenai dugaan keterlibatan penyanyi opera asal Italia itu dalam kegiatan penggalangan dana yang dikaitkan dengan militer Israel.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, menjelaskan alasan tersebut dalam dialog di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Forum itu mempertemukan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh lintas agama, budayawan, dan seniman untuk membahas rencana konser tersebut.

Sudarnoto menegaskan pembahasan konser Andrea Bocelli tidak cukup hanya melihat aspek seni dan musik. Menurutnya, rekam jejak musisi juga perlu menjadi bahan pertimbangan, terutama terkait isu Israel-Palestina.

MUI Soroti Informasi Penggalangan Dana pada 2010

Sudarnoto menyebut Andrea Bocelli sebagai musisi ternama yang memiliki reputasi internasional. Namun, ia menilai informasi mengenai dugaan keterlibatan Bocelli dalam kegiatan penggalangan dana terkait militer Israel perlu mendapat perhatian.

Berdasarkan data yang dihimpun tim MUI, Bocelli disebut terlibat dalam kegiatan pada 2010 yang berkaitan dengan Friends of the Israel Defense Forces (FIDF). Organisasi tersebut menghimpun dana untuk mendukung militer Israel.

“Yang menjadi masalah adalah temuan tim dari MUI. Pada 2010, Andrea Bocelli disebut terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) untuk menggalang dana dalam jumlah sangat besar,” ujarnya.

Sudarnoto juga menyoroti besarnya dana yang terkumpul serta keterlibatan sejumlah perusahaan besar dalam kegiatan tersebut.

Ia menyatakan informasi mengenai kehadiran Bocelli dalam acara itu menjadi salah satu pertimbangan MUI.

Selain itu, Sudarnoto menyampaikan pihaknya tidak menemukan penolakan dari Bocelli untuk menghadiri kegiatan penggalangan dana tersebut. MUI juga mempertimbangkan sejumlah informasi dari rentang 2003, 2008, 2010, hingga 2025 dalam kajiannya.

Baca Juga :  Meresahkan, Belasan PMKS Digiring ke Mako Satpol PP Padang

MUI, lanjut Sudarnoto, telah berkoordinasi dengan berbagai kementerian untuk membahas persoalan tersebut.

Sudarnoto menegaskan dukungan terhadap Israel dan Zionisme menjadi perhatian MUI. Karena itu, ia meminta publik melihat rencana konser Andrea Bocelli dalam konteks yang lebih luas, termasuk sikap terhadap konflik Israel-Palestina.

Dialog di Kantor MUI turut menghadirkan pembicara dari kalangan Islam maupun non-Islam. Para peserta menyampaikan pandangan yang beragam mengenai persoalan tersebut.

Sudarnoto menganggap perbedaan pendapat sebagai hal yang wajar dalam sebuah forum dialog. Menurutnya, pertemuan lintas agama dan unsur masyarakat dapat menjadi ruang untuk bertukar pandangan mengenai isu-isu penting.

“Sejumlah pembicara, baik dari Islam maupun non-Islam, sudah menyampaikan pandangan. Ada perspektif-perspektif yang memang berbeda, tetapi itu wajar saja,” ungkapnya.

Empat Poin Pernyataan Sikap MUI

Sebelumnya, Dewan Pimpinan MUI telah menyebarluaskan pernyataan sikap mengenai rencana konser Andrea Bocelli pada 13 Oktober 2026. Dalam pernyataan tersebut, MUI menyampaikan empat poin utama.

Pertama, MUI menolak dengan tegas rencana penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di Indonesia.

Kedua, MUI mendorong pemerintah mengambil langkah tegas dengan tidak memberikan izin serta membatalkan seluruh rencana konser tersebut.

Ketiga, MUI meminta pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia yang tidak terafiliasi dengan Zionis Israel. MUI menempatkan langkah tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan ekonomi dan kebudayaan nasional.

Keempat, MUI meminta Andrea Bocelli dan seluruh pihak terkait memahami serta menghormati keputusan tersebut. MUI juga berharap tidak ada penyampaian pandangan yang dinilai kontraproduktif terhadap sikap organisasi itu.

Pernyataan tersebut menjadi dasar sikap resmi MUI dalam menyikapi rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia. MUI menempatkan persoalan ini dalam kaitan dengan pandangannya terhadap Israel dan konflik Israel-Palestina, di samping pertimbangan di bidang seni dan kebudayaan. (*)

Baca Juga :  Jurusan Fotografi ISI Gelar Pameran di Pasar Seni

Berita Terkait

Bima Ayman Modjo Debut Lewat Single Rindu yang Lirih, Kisahkan Proses Pendewasaan Diri
Amanda Caesa Rilis EP Cute Talks, Angkat Kisah Hubungan yang Tak Kunjung Pasti
Kader Dakwah Muhammadiyah Harus Siap Hadapi Tantangan AI
Kalender Hijriah Global Tunggal Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027
Kapolri dan Menhub Perkuat Koordinasi Pengamanan Nataru 2026 dan Lebaran 2027
Bareskrim Usut 5 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, 1.194 Kemasan Disita
Kemenag Siapkan 5 Program Pesantren 2026, dari SAFESANTRI hingga Dakwah Digital
Siswi MTsN 6 Padang Raih Emas dan Best Campaign KREASI 2026 Berkat Inovasi Madrasah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:21 WIB

MALIQ & D’Essentials Rilis Single Arah Labuh, Buka Jalan Menuju Album Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Paolo Octaviano Rilis That’s Why I Love You, Lagu yang Tersimpan Sejak 2008

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Ten2Five Rilis Happy Song, Ajak Pendengar Bangkit dari Kesedihan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:08 WIB

5 Film Indonesia Tayang 22 Oktober 2026: Ada Pirunduk hingga Siti Si Vampir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Sinopsis Film Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? Saat Kawan Magang Berubah Jadi Lawan Korporat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Sinopsis Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Drama Menggugah Hati Tayang 12 November 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Film Pasukan 1000 Janda Tayang 12 November 2026, Kisah Perlawanan Perempuan Aceh

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Nowela dan Bennett A.K. Rilis Semangat Maju, Lagu tentang Kebanggaan Indonesia

Berita Terbaru

Pemain Semen Padang FC berduel dengan pemain Persiku Kudus, Sabtu (24/10/2026). (Foto: MO Semen Padang FC)

Liga 2

Semen Padang FC Bangkit, Tekuk Persiku Kudus 2-1

Sabtu, 24 Okt 2026 - 23:40 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Kamis (22/10/2026). (Foto: Kemenhaj)

Haji/Umrah

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Okt 2026 - 21:00 WIB