Padang, Javanusa—Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumbar, mengukuhkan Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumbar masa bakti 2026-2031 di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Rabu (29/7/2026).
Pengukuhan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Menguatkan Peran Bundo Kanduang sebagai Penjaga Adat, Pendidik Generasi, dan Penggerak Kemajuan.”
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar Arry Yuswandi yang mewakili Gubernur Sumbar, Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Harneli Mahyeldi, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Datuak Sati, Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran selaku Penasehat Bundo Kanduang IKTD Sumbar, jajaran Pengurus dan Dewan Pakar IKTD Sumbar, para pembina dan penasehat Bundo Kanduang IKTD Sumbar, serta pengurus 34 organisasi komunitas perempuan se-Sumbar.
Efrida Aziz Pimpin Bundo Kanduang IKTD Sumbar
Dalam pengukuhan tersebut, Fadly Amran menetapkan Efrida Aziz sebagai Ketua Umum Bundo Kanduang IKTD Sumbar.
Efrida didampingi Fauziah Zainin sebagai Ketua I, Jusmaniar sebagai Ketua II, Yanthi Yoshefa Koto sebagai Ketua III, Nelvi Nizar sebagai Sekretaris, dan Efriyetti sebagai Bendahara.
Selain itu, pengukuhan juga mencakup jajaran pengurus berbagai bidang yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.
Fadly Amran Ajak Perkuat Persatuan dan Ketahanan Keluarga
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengajak Bundo Kanduang IKTD Sumbar terus memperkuat silaturahmi antarsesama perantau sebagai modal mempererat persatuan. Sekaligus mendorong kemajuan daerah, baik di kampung halaman maupun di Sumatera Barat secara umum.
Ia juga menegaskan perempuan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memperkuat ketahanan keluarga. Karena itu, Bundo Kanduang diharapkan menghadirkan program yang konkret untuk menjawab berbagai persoalan sosial, mulai dari perbaikan pola asuh anak, pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga penyimpangan perilaku, termasuk LGBT.
“Selamat atas pengukuhan Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumbar masa bakti 2026-2031. Semoga Bundo Kanduang semua mampu menjalankan program kerja organisasi dengan baik, mempererat persatuan keluarga besar IKTD. Serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau,” ujar Fadly Amran.
“Kami mendorong Bundo Kanduang IKTD Sumbar menghadirkan program yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial. Pemerintah Kota (Pemko) Padang siap berkolaborasi dan bersinergi menyukseskannya,” tambahnya.
Pemprov Sumbar Harapkan Sinergi dengan Berbagai Elemen
Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi menyampaikan apresiasi atas pengukuhan kepengurusan Bundo Kanduang IKTD Sumbar periode 2026-2031.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat peran perempuan Minangkabau dalam melestarikan adat dan budaya, memperkokoh ketahanan keluarga. Serta mempererat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi mendukung pembangunan di Sumbar.
Kepengurusan Beranggotakan 52 Orang
Sementara itu, Ketua Umum Bundo Kanduang IKTD Sumbar Efrida Aziz menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga pengukuhan dapat terlaksana dengan baik.
Ia menjelaskan kepengurusan yang dikukuhkan berjumlah 52 orang dan berkomitmen membangun organisasi yang solid, aktif, serta mampu bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
“Bundo Kanduang IKTD Sumbar siap untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Efrida Aziz. (*)






